LampungPesawaran

Selain Tidak Ada Papan Informasi, Proyek Swakelola Dinas PU Pesawaran Pakai Keamanan Segala ?

Avatar photo
55
×

Selain Tidak Ada Papan Informasi, Proyek Swakelola Dinas PU Pesawaran Pakai Keamanan Segala ?

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, PESAWARAN – Proyek pembangunan jembatan swakelola dari dinas PU Pesawaran tepatnya di dusun 02 Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran diragukan kualitasnya.

Pasalnya, Proyek yang dimulai sejak tanggal 18 Agustus 2022 tersebut selain tidak memasang papan informasi, para pekerja yang tidak menggunakan pelindung (Safety), dan peralatan kerja yang hanya menggunakan alat seadanya.

Lebih parah lagi, di lokasi proyek ada seorang bernama ‘Selamet’ Warga Desa Umbul Klui sebagai mandor para pekerja, Selamet terkesan menutupi informasi perihal proyek tersebut dan mengatakan ” temuin aja Ili kalo ada wartawan dan LSM dateng urusan sama dia, karena keamanan proyek ini kan dia”. Kata Selamet, Selasa (23/8/22).

Salah satu pemerhati proyek ‘Hadi Suarno’ anggota LSM KPK (Komunitas Pengawas Korupsi) yang meninjau langsung proyek itu mengatakan, Campuran cor antara batu, split, semen dsn pasir harus nya menggunakan mesin molen agar takaran adukan terkontrol dan akurat, karena adukan tersebut akan digunakan sebagai bantalan pondasi sehingga harus benar-benar diperhatikan.

Jika tidak sesuai dengan standar konstruksi maka akan berpotensi kerusakan dini. “Jangan di anggap itu proyek biasa loh, ada uang masyarakat di dalamnya”.kata Hadi, Selasa (23/8/22).

Hadi juga menyayangkan proyek tersebut yang tidak ada ahli konstruksi dan pelaksana yang berada di lokasi proyek.

Hal senada juga diungkapkan ‘Munazir’ anggota PKN (Pemantau Keuangan Negara) yang juga meninjau proyek yang baru sekitar seminggu itu.

Munazir menjelaskan, bahwa proyek tersebut menggunakan anggara Negara sehingga masyarakat perlu tranparasi dan informasi pekerjaan tersebut apabila terkesan di tutup-tutupi dan pengerjaannya tidak sesuai standar maka bukan tidak mungkin ada main-main di dalam proyek.Kata anggota PKN itu. Selasa, (23/8/22)

Ia juga menyarankan kepada Dinas PU Kabupaten Pesawaran untuk mengawasi langsung sehingga proyek tersebut dapat berjalan sesuai prosedur. “Supaya gak kebiasaan jika ada proyek-proyek selanjutnya makanya kita butuh tranparansi dan mengawal proyek yang menggunakan uang Negara ini bersama-sama”. Imbuh Munazir. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *