Bandar LampungLampungPolda LampungPOLRI

Tim Satgas 2 Dit Binmas Polda Lampung Lakukan Penyuluhan ke Para Pedagang Di Pasar Kangkung

Avatar photo
19
×

Tim Satgas 2 Dit Binmas Polda Lampung Lakukan Penyuluhan ke Para Pedagang Di Pasar Kangkung

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG – Hari kedua Ops Bina Kusuma Krakatau 2022 Dit Binmas Polda Lampung targetkan utama kepada juru parkir di Pasar Kangkung Teluk Betung, dan di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Kota Bandar Lampung, Rabu (24/8/2022).

Dalam kegiatan itu, Tim yang tergabung dalam Satgas 2 Ops Bina Kusuma Krakatau, melakukan pendataan para preman, calo dan juru parkir kendaraan baik roda dua maupun roda tiga (becak Motor) di areal pasar, pihak Koordinator pasar (mandor), dan juga calo dan juru parkir kendaraan di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang.

Selain melakukan pendataan, Tim juga melakukan dialog dan menyampaikan beberapa arahan utamanya terkait dengan penyakit masyarakat seperti judi, minumanan keras dan penyalahgunaan narkoba, serta aksi jambret, pungutan liar dan pemalakan khususnya terjadi disekitar pasar dan Stasiun Kereta Api.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad mengatakan bahwa pada kegiatan Ops Bina Kusuma Krakatau, disamping menyampaikan pemeliharaan keamanan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat, juga dilakukan himbauan kepada warga terkait penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Tim Ops Bina Kusuma, kata Pandra, juga menghimbau warga untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun serta mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Sementara itu, Dantim Satgas 2 Ops Bina Kusuma Krakatau, AKBP. Ade Yaman mengatakan, petugas kami dilapangan juga memberikan penekanan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah pasar untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian apabila ada oknum yang melakukan aksi pemerasan/Premanisme, serta menjual dan mengkonsumsi minuman keras ataupun membuat keributan, ujarnya.

“kemudian, petugas kami juga melakukan himbauan kepada juru parkir, calo dan para ojek online agar bersama sama menyampaikan pesan kamtibmas kepada setiap penumpangnya, Agar tetap mematuhi protokol kesehatan, Bagikan informasinya jika ada aksi pemerasan/ Premanisme di Stasiun kereta Api”, tandas Ade. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *