LampungPemerintahanTulang Bawang

Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Di Dinkes Kabupaten Tulang Bawang

Avatar photo
41
×

Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Di Dinkes Kabupaten Tulang Bawang

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, TULANG BAWANG – Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk mengusut tuntas terkait adanya dugaan penyimpangan dalam anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

“Dari kegiatan per item dana yang kami terima dari Bendahara Keuangan atas perintah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan di duga dipotong, mulai 2,5 persen- 10 persen 15 persen hingga 25 persen, sehingga kegiatan masing-masing asal jadi” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya dengan nada kesal.

Berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan, disinyalir ada penyimpangan anggaran hingga miliaran rupiah. Diduga mencapai Rp 114.988.130.405.00,- pada tahun 2020.

Media ini juga mendapatkan data terkait pelaksanaan realisasi, kuat dugaan ada pemotongan dari anggaran diantaranya kegiatan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Program pelayanan Penduduk Miskin. Pelayanan kesehatan Daerah (JKD), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Pengadaan sarana dan prasarana Puskesmas, Peningkatan pembinaan pelayanan kesehatan dasar (DAK), Peningkatan dan pelayanan kesehatan BLUD RSU Menggala, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), UKM sekunder. Disinyalir kuat dilakukan oknum pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang.

Wartawan Lampungcity.co pun sudah berupaya melakukan konfirmasi ke kantor Dinas Kesehatan Tulang Bawang pada Selasa (23/8/2022). Namun upaya ini belum berhasil karena Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang beserta Sekretaris tidak bisa ditemui.

Padahal ada dugaan kedua pejabat tersebut ada dalam ruangannya. Pesan untuk menemui mereka pun sudah disampaikan melalui petugas Satpol PP yang bertugas di kantor tersebut. Namun, hingga berita ini dimuat belum bisa mendapatkan keterangan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *