Tanggamus

SPBU 24,353,91,tanggamus Sering Kosong Diduga kerjasama Melakukan Pengecoran Secara Ilegal.

Avatar photo
67
×

SPBU 24,353,91,tanggamus Sering Kosong Diduga kerjasama Melakukan Pengecoran Secara Ilegal.

Sebarkan artikel ini

TintaInformasi.com,Tanggamus–Warga mengeluhkan dugaan terjadi praktek  penjualan dan pelayanan konsumen secara tidak benar, bahkan ada indikasi untuk meraup keuntungan dengan cara yang salah terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.353.91 Talagening, Kecamatan Kotaagung Barat kabupaten Tanggamus, Selasa,(4/10/2022).

Meski begitu, warga tak merasa heran karena aktifitas pengisian dan langsung habis oleh para pelaku usaha BBM (Bahan Bakar Minyak) pengecer tersebut sudah lama dan kerap terjadi meski para warga atau pengguna kendaraan tidak dapat melakukan pengisian BBM untuk kendaraannya.”Berita yang di kutip dari reaksi.co.id”.

“Kalau saya, sih tidak heran lagi pak kalau BBM di SPBU BUMD (badan usaha milik daerah) yang ada Talagening ini, hampir setiap hari BBM disini kosong terus ataupun langka”kata salah satu warga penguna kendaraan bermotor.

Menurut keterangan warga setempat pengendara sepeda motor saat diwawancarai awak media membenarkan tentang adanya kelangkaan BBM bersubsidi jenis Pertalite maupun Solar di SPBU 24.353.91. yang berlokasi di jalan raya lintas barat Pekon Talagening tersebut.

“Gimana tidak kosong terus begitu mobil Pertamina datang bongkar muatan BBM begitu selesai langsung diserbu oleh pelaku usaha atau pembisnis dan pengecor. Sementara kendaraan yang digunakan untuk melakukan pengecoran tersebut beragam – ragam ada yang memakai mobil angkot yang tangkinya sudah dimodifikasi, ada juga yang menggunakan mobil mini bus dan ada juga yang pakai mobil kijang,” ucap warga.

Masih menurut keterangannya,  pemandangan kendaraan yang sering mengisi atau mengecor tersebut itu-itu saja dan pemandangan seperti itu hampir setiap hari terjadi di SPBU  Talagening, bahkan  hal tersebut sudah menjadi rahasia umum.

“Saya tau persis hal kotor yang dilakukan oleh menejer dan dirut SPBU ini karna setiap hari mau berangkat kerja pasti saya ngisi BBM di SPBU talagening ini disamping hampir setiap hari ngisi BBM di SPBU ini jarang saya dapat BBM nya kosong terus, saya selaku warga dan masyarakat sangat kesulitan untuk ngisi motor buat sendiri bukan buat bisnis atau, dijual lagi”. Tambahnya.

Warga sekitar yang mengetahui hal tersebut menuturkan BBM yang berada di SPBU 24.353.91 Talagening habis oleh “pengecor” yang bukan dari daerah setempat alias luar daeah Kabupaten Tanggamus.

“Bagi kami khususnya warga Kotaagung Barat, ya kalau BBM nya di distribusikan diseputaran Kotaagung saya enggak apa-apa, kami tetap bisa beli bukan malah sebaliknya malah di oper keluar kabupaten, di Kabupaten Pesisir Barat bahkan sampai ke Lampung Barat, saya harap APH dapat menindaktegas atas hal ini”.tutupnya.

Ditempat terpisah saat di konfirmasi, Manager SPBU BUMD (SPBU) 24.353.91 Talagening Usuf membantah apa yang disampaikan oleh awak media reaksi.co.id, menurutnya bahwa apa yang disampaikan oleh warga itu tidak benar.

“Saya rasa kami tidak merasa apa yang bapak tanyakan itu, setiap hari memang betul kami terima kalau ada yang ngecor baik itu pakai jerigen ataupun pakai mobil, Tetapi kami tetap terapkan aturan nya,harus ada surat izin ataupun harus ada rekom dari intansi terkait,kalau pengecor bisa menunjukkan surat – surat tersebut baru kami layani, kalau tidak ada rekomnya  saya pastikan dia tidak akan kami layani,”sangkalnya.

Manajer SPBU 24.353.91 Talagening, Kecamatan Kotaagung Barat Kabupaten Tanggamus membantah kendaraan yang membeli bensin di tempatnya menggunakan tangki buatan yang sudah di modif dan sang Manajer memastikan tidak ada tindakan dugaan kecurangan ditempatnya.

“Untuk tangki kendaraan yang mengecor baik itu angkot ataupun mobil avanza yang ngecor BBM tidak ada tangki nya yang dimodifikasi seperti yang bapak sampaikan, karena SPBU ini sudah kami pasang CCTV setiap ada yang ngecor saya pantau dari kamera pengintai CCTV kalau saya liat dari kamera ada yang modifikasi tangki pasti kami stop tapi sejauh ini alhamdulillah tidak ada hal hal seperti yang ditanyakan oleh bapak bapak dari media. “Tutupnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *