Bandar LampungJMSI LampungLampungMasyarakatNasionalPemerintahanPendidikan

JMSI Lampung dan Rektor UIN RIL Jalin Silaturahmi

Avatar photo
21
×

JMSI Lampung dan Rektor UIN RIL Jalin Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung Prof. Wan Jamaluddin, PhD menerima silaturahmi para pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, di ruang kerja Rektor, Kampus UI Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (13/10/2022).

Rombongan JMSI Lampung yang dipimpin Ahmad Novriwan (Lintas Lampung), memperkenalkan tentang JMSI kepada Rektor Wan Jamaludin yang dilantik pada Januari lalu.

Dikatakannya, JMSI merupakan wadah para pemilik media siber atau online. Walaupun baru berusia dua tahun lebih, JMSI telah mengantongi verifikasi Dewan Pers.

Ahmad Novriwan yang juga alumni UIN Raden Intan, mengatakan JMSI akan bekerjasama dalam banyak hal, mulai dari pemberitaan hingga kegiatan sosial.

 

“Di JMSI, ada lembaga yang dinamakan JMSI Peduli,” ujarnya.

JMSI Peduli, dikatakan Sahroni Yusuf (Bensor.co.id) adalah tempat berbagi masalah-masalah sosial kemanusiaan, mulai dari bencana alam hingga masalah-masalah lainnya, termasuk bagaimana ikut menumbuhkan UMKM daerah.

Di Lampung, banyak wartawan senior yang bergabung dalam wadah ini.

“Rencana, kami akan segera melantik serentak kepengurusan kabupaten/kota,” ujar Jauhari (Bongkar Post).

Herman Batin Mangku dari Poskota Lampung mengatakan, media sangat membutuhkan keberadaan civitas akademika UIN Raden Intan. Dengan pengajar-pengajar berbagai disiplin ilmu bergelar doktor dan profesor, media membutuhkan pandangan akademiknya.

Tak hanya media, masyarakat, dan stakeholder lainnya membutuhkan pendapat keilmuan dari para akademisi tentang banyak hal sosial kemasyarakatan.

“Perdebatan yang kerap muncul menjadi polemik berkepanjangan membutuhkan pula pandangan akademisi,” tandasnya.

Oleh karena itu, dia berharap para akademisi UIN Raden Intan membuka diri, tak diam nyaman berada di “Menara Gading”, tapi bisa pula ikut urun rembuk permasalahan diluar kampus.

“Kami membutuhkan pandangan-pandangan akademisi,” kata Dewan Pakar JMSI Lampung yang juga salah satu deklarator JMSI.

Wan Jamaluddin yang didampingi humasnya, Anis, merasa senang bisa silaturahmi sekaligus saling berbagi antara dunia kampus dengan dunia media. Dia menyadari perlunya kerja sama kedua pihak dalam membangun bangsa dan negara ini.

Soal akademisi UIN Raden Intan yang diharapkan muncul mencari narasumber keilmuan, disadarinya memang masih kurang. Wan Jamaludin menyadari perlu lebih digalakkan lagi agar akademisi juga turut menyumbangkan pikiran dan keilmuan diluar kampus.

Kedua pihak rencana akan menindaklajuti pertemuan awal ini dengan langkah-langkah bersama untuk bangkit pasca-Covid-19. Dikatakannya juga, akibat pandemi itu, mahasiswa UIN Raden Intan “kehilangan” 1000 lebih mahasiswa.

“Mereka tidak daftar ulang dan tidak diketahui lagi kelanjutan pendidikannya,” katanya.

Sejumlah pimpinan media yang hadir diantaranya, Herman Batin (Poskota Lampung), Ahmad Novriwan (Lintas Lampung), Jauhari (Bongkar Post), Barusman (DivaTv.new), Juniardi (Sinar Lampung), Junaidi Ismail (Mediafaktanews), Gandi (Begawinews.com) dam Amuri (Tinta Informasi.com). (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *