LampungLampung TengahPolres Lampung TengahPOLRI

Polres Lamteng Diapresiasi Ungkap Pembunuhan Suami Mantan Istri, Kuasa Hukum : Klien Kami Istri Sah Korban

Avatar photo
31
×

Polres Lamteng Diapresiasi Ungkap Pembunuhan Suami Mantan Istri, Kuasa Hukum : Klien Kami Istri Sah Korban

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNGTENGAH — Kuasa Hukum keluarga korban pembunuhan di Kecamatan Selagai Lingga, Apresiasi Kerja cepat Polres Lampung Tengah, dalam mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Zulfakar, Suami dari Rohimah beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sukriyadi Siregar SH bersama rekan, Usai menyambangi Polres Lampung Tengah, Jumat 21 Oktober 2022.

“Yang pertama kami mewakili keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya S.I.K, M. Si, Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, Beserta seluruh jajarannya dalam menangani kasus klein kami Zulfakar,” Jelas Sukriyadi Siregar.

Menilik dari kejadian yang dijelaskan oleh istri korban Zulfakar, Kuasa hukum korban melihat ada indikasi penelantaran korban.

“Kami juga melihat adanya indikasi penelantaran atau tidak memberikan pertolongan kepada korban. Sehinga kami datang ke polres untuk memberi apresiasi dan mendukung Polres Lampung Tengah, Untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” tegasnya.

Menanggapi isu yang beredar ditengah masyarakat, Sukriyadi Siregar menegaskan, Klien nya memang benar istri sah korban.

“Ibu Rokhimah adalah istri sah dari korban, kan beredar isu di masyarakat Klien kami ini selingkuh itu tidak benar. Kami ada bukti dan video yang menyatakan bahwa korban benar menikah,” Pungkasnya.

Meskipun selama hampir 12 tahun istri korban memiliki hubungan dekat, Pelaku selalu berkelit untuk menikahi istri korban secara dengan berbagai alasan.

“Tidak ada satu bukti pun pernikahan pelaku dengan klien kami dengan tersangka. Memang mereka bersama, Tetapi perlu dicatat, Tidak ada pernikahan. Jadi ada isu suami itu cemburu terhadap selingkuhan itu tidak ada. Bahkan klien kami korban juga selalu di bohongi pelaku,”Tandasnya.

Ditempat yang sama, Rohimah, Istri Zulfakar korban pembunuhan tidak menampik sempat memiliki hubungan dekat yang cukup lama,” Udah 12 tahun kenal pelaku. Dia selalu membohongi saya dengan janji-janji manisnya mau menikahi saya. Akhirnya saya mengambil keputusan menikah dengan Almarhum Zulfakar. Bahkan sampai pelaku membunuh suami sah saya,”bener Rokhimah.

Kecemburuan pelaku tidak sesuai fakta karena Rokhimah selama 12 tahun hanya diberikan angin segar, Walau pun merengek minta untuk dinikahi pelaku terkesan menyepelekan.

“Saya selalu menuntut pelaku untuk menikahi saya secara sah. Namun dia selalu menyepelekan. Dan dalam rekonstruksi banyak yang dia buat-buat tidak sesuai fakta di tempat kejadian perkara, dan saya berharap hukum bisa berjalan, seadil-adilnya,” Tutup Rokhimah.

Perlu diketahui, Diduga Terbakar api cemburu dan tak rela mantan istri hidup serumah dengan lelaki lain, seorang pria tikam kaki kiri suami mantan istrinya hingga tewas.

Pelaku berhasil diringkus Tem Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah saat dalam pelarian menuju pulau Jawa, Sabtu (1/10/2022) sekira Pukul 14.00 WIB.

Peristiwa saling klem istri tersebut bermula saat pelaku. HK (41), warga Dusun Simpang Jeruk Kampung Tanjungratu Kecamatan Sebagai Lingga Lamteng tiga bulan terakhir merantau ke pulau Jawa.

Tiba-tiba mendapatkan kabar bahwa istrinya RH (39) selalu berada di kamar dengan seorang pria Jl (41) warga Jalan Pelangi IV No 3 Blok 48 RT 10 RW 16 kelurahan Mekarsari Kecamatan Cimanggis Kabupaten Depok Provinsi Jawa Barat, yang tak lain adalah sahabat karibnya sendiri.

Peristiwa pembunuhan terhadap seorang warga asal Depok tersebut, bermula dari pelaku mendapatkan informasi dari warga, bahwa dirumah mantan istrinya ada seorang lelaki yang sudah satu minggu menginap

Mendapatkan kabar tak elok tersebut pelaku Hendra Kurniawan alias HK (41)

warga Kampung Tanjungratu kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah, sedang merantau ke Pulau Jawa, memutuskan untuk pulang kampung.

Dari Jawa pelaku sempat transit di Bandarjaya untuk menunggu ojek. Selanjutnya setelah mendapatksn ojek pelaku tiba di Dusun Simpang Jeruk, sekira Pukul 01.00 WIB, Sabtu (1/10/2022)

Pelaku langsung menemui aparatur Kampung untuk mendatangi rumah mantan istrinya tersebut.

Sesampainya didepan rumah ternyata pintu gerbang telah terkunci, lalu tersangka melompat bayar lalu membuka pintu depan, yang memang tidak terkunci.

Pelaku saat ini telah menjalani proses hukum di polres Lampung Tengah, Pelaku dan barang-bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah guna pengembangan lebih lanjut. Pelaku dibidik dengan Pasal 338 ancaman 15 tahun penjara.(iswan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *