Bandar LampungLampungMasyarakatNasional

Dampak Kenaikan BBM, Pengusaha Papan Bunga Lakukan Penyesuaian Tarif Sewa

Avatar photo
16
×

Dampak Kenaikan BBM, Pengusaha Papan Bunga Lakukan Penyesuaian Tarif Sewa

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG – Pengusaha papan bunga di Bandar Lampung telah menaikkan harga sewa papan bunga untuk menutupi biaya operasional dampak kenaikan BBM (bahan bakar minyak).

Salah satu pelaku usaha papan bunga di Bandar Lampung Ahmad Hariza mengatakan, begitu BBM naik pada awal September lalu, pelaku usaha papan bunga masih menggunakan tarif sewa lama.

“Sementara biaya operasional membengkak,” tutur Pengelola Kanjeng Florist Papan Bunga Lampung di bawah Finger Dance Group itu kepada awak media, Senin (24/10/2022).

“Biasanya isi bahan bakar Rp 150 ribu bisa untuk tiga hari lebih, ini hanya cukup untuk sehari,” sambungnya.

Para pengusaha papan bunga atau sanggar papan bunga bersama Asosiasi Papan Bunga Lampung (ASBL) kemudian sepakat melakukan penyesuaian tarif sewa papan bunga.

“Agar kenaikan merata untuk semua sanggar papan bunga, disepakati untuk papan bunga single jadi 175 ribu dari sebelumnya Rp 150 ribu,” terangnya.

Sementara untuk papan bunga double menjadi Rp 350 ribu dari sebelumnya Rp 300 ribu.

Terkait kondisi sewa papan bunga sendiri, diakuinya saat ini lagi ramai pemesan.

Terlebih banyak acara wedding, opening, wisudaan, dan momen penting lainnya.

“Alhamdulillah sudah mulai stabil, tiap Jumat-Sabtu sudah pasti ada pengiriman untuk wedding. Belum yang grand opening, dan lainnya,” kata dia.

Dalam sebulan di Finger Dance Group ( https://instagram.com/fingerdance.florist dan https://fingerdanceflorist.com) sendiri bisa menembus 700 order papan bunga.

Hasil olahan papan bunga Finger Dance Group bisa dilihat melalui akun instagram @fingerdance.florist dan @papanbungalampung.kanjengflo.

Jika dibandingkan saat ketatnya pembatasan akibat Covid-19, memang ada kenaikan.

Namun menurutnya tidak terlalu drastis karena masih banyak yang order papan bunga untuk ucapan duka cita dan wisuda saat itu.

Di sanggar papan bunga lainnya yakni Mamish Florist juga telah melakukan penyesuaian tarif sewa.

Saat ini untuk papan bunga single tarif sewa naik Rp 25 ribu (jadi Rp 175 ribu) dan papan bunga double naik Rp 50 ribu (jadi Rp 350 ribu).

“Iya kita sudah pakai tarif sewa papan bunga yang baru, cuman kadang masih ada juga yang nawar. Jadi masih penyesuaian,” beber Owner Mamish Florist Jeje.

Terkait kondisi sewa papan bunga saat ini diakuinya fluktuatif.

“Kalau wedding biasanya ramai di awal bulan, kalau akhir bulan udah jarang,” kata pengelola akun instagram @mamishflorist ini.

Sewa papan bunga di luar wedding diakuinya lebih banyak untuk acara wisuda, grand opening, dan sumpah dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *