DPRD LampungLampungLampung Tengah

Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Inspeksi Mendadak Ke Jembatan Way Billu Lampung Tengah

Avatar photo
16
×

Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Inspeksi Mendadak Ke Jembatan Way Billu Lampung Tengah

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH –Buntut dari ambrol nya, tanggul penahan tanah jembatan Way Billu, di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, mengundang berbagai simpati dari berbagai pihak.

Usai anggota DPRD Lampung Tengah, dari Dapil 1 yang turun, kali ini Komisi IV DPRD Provinsi Lampung inspeksi mendadak ke jembatan Way Billu, yang merupakan penghubung antar Kecamatan dan provinsi di Kampung Buyut Ilir ini.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini, dipimpin langsung oleh ketua nya, Ismet Roni, dari fraksi partai golkar, Yang di dampingi oleh Abdullah Surajaya, Midi Iswanto, serta beberapa anggota komisi IV lainnya.

Ismet Roni beserta anggota DPRD Provinsi Lampung, terlihat berang melihat hasil pengerjaan jembatan Way Billu, yang terkesan asal-asalan dan tidak sesuai speknya.

komisi IV DPRD Provinsi Lampung, meminta kerusakan di perbaiki permanen, baik tanggul penahan tanah, mau pun landasan badan jalan. karena jembatan way billu, merupakan akses utama, penghubung antar kecamatan di wilayah barat maupun dengan kabupaten Lampung Timur.

Perbaikan jembatan Way Billu, akan terus dipantau oleh komisi IV DPRD Provinsi Lampung, tentunya yang membidangi pembangunan, Gak lah ini tetap harus di perbaiki. Ini demi kepentingan masyarakat, Ini Gubernur langsung merespon. Kita selaku anggota DPRD yang fungsi pengawasan wajib mengawasi. Tetap harus di perbaiki, sesuai harapan masyarakat,” Tandas Ismet Roni, Kamis (27 Oktober 2022).

Menanggapi kerusakan tanggul penahan tanah, dan badan jalan, pihak pekerjaan umum Provinsi Lampung, terkesan menyalahkan alam, dan mengaku pekerjaan yang menelan anggaran 5 milyar dari APBD Provinsi ini masih dalam perawatan.

Labilnya tanah badan jalan jembatan ini, Pihak Dinas Binamarga Provinsi Lampung akan melakukan konsolidasi tanah supaya bisa mapan dilintasi kendaraan. ( * )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *