JakartaMasyarakat

Ketua DPW MSI Lampung, Permentan No. 10 Tahun 2022 Beratkan Petani Singkong

Avatar photo
33
×

Ketua DPW MSI Lampung, Permentan No. 10 Tahun 2022 Beratkan Petani Singkong

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, JAKARTA – Semakin hari nasib petani singkong di Provinsi Lampung, Semakin tidak menentu, Pasca dicabutnya pupuk subsidi oleh pemerintah dan kenaikkan harga BBM, Berdampak minim nya penghasilan petani.

Meski harga singkong terbilang masih ambang wajar, Namun semakin hari nasib petani semakin berkurang karena semua biaya perawatan dari obat-obatan naik melambung.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPW Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Provinsi Lampung, Rizani, Saat menghadiri Festival Pangan Nasional dengan moto menuju ketahanan pangan mandiri, di Jakarta, Sabtu 5 November 2022.

Kegiatan yang digelar oleh Gatra Media Group di Hotel Sarinah, Menghadirkan Prof. Ir, Suwandi M. Si, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Arief Prasetyo Kepala Badan Pangan Nasional, Ir. Arifin Lambaga, Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia Persero, Rizani Ketua MSI Lampung, Budi Waseso Kepala Perum Bulog, dan beberapa pembicara lainnya.

Rizani menjelaskan, dengan terbit nya Peraturan Mentri Pertanian No 10 tahun 2022, Pupuk bersubsidi hanya untuk padi, Jagung, Dan Kedelai. Tentu sebagai petani singkong mengusulkan tanaman singkong yang menjadi salah satu komoditi unggulan di provinsi Lampung dapat masuk di Peraturan tersebut.

Karena dengan adanya aturan tersebut, Kos untuk perawatan singkong melambung dengan demikian sangat memberatkan petani. Ditambah harga singkong saat ini sangat tidak menentu, Rizani berharap, Supaya pemerintah pusat bisa mengambil langkah cepat sebelum petani singkong tambah terpuruk. {Iswan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *