Kota MetroLampung

Dinas PUTR Realisasikan Pengetasan Banjir di Jalan Gunung Lawu Ko ota Metro

Avatar photo
21
×

Dinas PUTR Realisasikan Pengetasan Banjir di Jalan Gunung Lawu Ko ota Metro

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, METRO – Masih ingat banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Rt 08rw08 di jalan Gunung lawu. Pemerintah Kota Metro melalui Dinas PUTR, akhirnya merealisasikan pengentasan banjir di Jalan Gunung Lawu Rt.28 Rw.08 Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur, Kota Metro dengan memplester dinding saluran Irigasi Daerah Anak Sungai (DAS) Batang Hari, Selasa 08/11/2022.

Banjir yang selalu terjadi di Jalan Gunung Lawu Rt.28 Rw.08 Kelurahan Yosorejo, telah menjadi prioritas untuk penangannya dari tahun 2021 sampai dengan saat ini. Namun mirisnya, untuk penanganan banjir di lokasi tersebut, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas PUTR terkesan hanya sekedar dikerjakan saja.

Dalam pengentasan banjir di lokasi tersebut, Dinas PUTR Kota Metro hanya memplester dinding Irigasi DAS nya saja, sepanjang lebih kurang 50 meter dan 25 meter saja, selama 7 hari kerja.

Burhan, salah satu ASN pada Dinas PUTR Kota Metro yang mengawasi para pekerja di lokasi pengentasan banjir tersebut, saat di konfirmasi awak media melalui via Waths Apps, terkait pengerjaan plester dinding DAS, dirinya menolak untuk di konfirmasi.

“Mohon maaf saya menyampaikan nanti tidak sesuai dengan pak kadis sampaikan, kekantor aja ketemu pak kadis atau pak Kabid, saya melaksanakan perintah beliau mohon maaf”, katanya dalam pesan Waths Apps.

Di kediamannya Ari, warga yang rumahnya selalu menjadi langganan banjir pada setiap musim penghujan di Jalan Gunung Lawu Gg. Karomah RT.28 RW.08 Kelurahan Yosorejo berharap Kepada Dinas terkait dapat menangani permasalahan banjir di wilayahnya dengan serius.

“Dari tahun 2021 kemarin katanya sudah di anggarkan lalu akan diselesaikan pada bulan 10 tahun 2022 ini. Setelah di tinjau dengan bapak Walikota beberapa hari lalu setelah banjir, saya berharap pada Dinas terkait, sesuai instruksi Bapak Walikota untuk menangani masalah banjir di sini, minimal meminimalisir banjirnya dengan serius, disini terjadinya banjir karena air meluap dari bibir Irigasi DAS, tapi kok pengentasanya Dinding Irigasinya yang di plester atau di lepoh? Itupun di lepohnya hanya di tempat tertentu saja”, ujarnya.

Patut di ketahui sebelumnya, curah hujan yang cukup deras dalam kurun waktu kurang lebih 2 jam menjadikan banjir terjadi pada beberapa titik lokasi di sebagian wilayah Kota Metro pada tanggal 23 Oktober 2022 malam lalu.

Pasca terjadinya banjir tersebut, beberapa rumah warga di jalan Gunung Lawu RT.28 RW.08 Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro, terendam banjir dengan ketinggian air lebih kurang 2 meter dari permukaan tanah dan beberapa kendaraan warga seperti mobil, motor serta alat-alat elektronik rusak terendam air. (Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *