LampungLampung Timur

Desa Purwokencono Optimalkan Penyerapan Dana Desa

Avatar photo
15
×

Desa Purwokencono Optimalkan Penyerapan Dana Desa

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TIMUR -Ketentuan umum dalam mengurus dan mengatur kepentingan Masyarakat melalui tahapan perencanaan penganggaran Dana Desa sebagai perwujudan dari prioritas yang di tetapkan oleh pemerintah pusat bagi setiap desa, sudah mulai terealisasikan.

Memasuki tahap akhir dari anggaran dana desa tahun 2022 untuk mendanai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta penanggulangan Disense Civid-19, desa Purwokencono, kec.sekampung udik, kab. Lampung timur sudah mulai nampak melakukan pembenahan dengan memfasilitasi desa berupa infrastruktur sarana pembangunan jalan Telford sepanjang 1377 M2, dengan anggaran Rp.311.447.000,

Pembukaan badan jalan sepanjang 300 M2, dengan anggaran Rp.238.494.000, serta pemberian Bantuan Langsung Tunai terhadap masyarakat terdapat covid-19.

Kepala Desa Purwokencono Widodo menjelaskan” penggunaan dana desa tahun ini lebih besar untuk kegiatan pembangunan serta penanggulan bencana bagi masyarakat terdampak covid-19 yang diharapkan bisa terserap dengan tepat, sehingga dapat memulihkan perekonomian warga, sehingga dapat berpungsi secara optimal guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sektor peningkatan produktivitas pertanian. hal ini Sesuai dengan konsep perencanaan pembangunan jangka menengah yang di tetapkan melalui Mekanisme musyawarah Desa.

Bukan hanya itu, program ini memiliki dampak besar dari segi pengembangan ekonomi dan mempersempit peluang kemiskinan. memang manfaat nya bisa dirasakan mungkin tidak tahun ini, tetapi kedepan kita akan mendapatkan manfaat besar dari pembangunan-pembangunan ini. Kita harus meyakini itu,” ungkap Widodo .Jum’at, (02/12/2022).

Selanjutnya Mengenai pengendalian pelaksanaan kegiatan pembangunan dengan Mekanisme swakelola Tim pelaksana kegiatan(TPK) Budi Waluyo mengatakan” saya akan memastikan bahwa tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat, demi mendorong masyarakat desa sebagai penerima manfaat untuk bertanggung jawab dalam oprasional dan pemeliharaan kegiatan yang sudah di bangun. selain itu evaluasi juga terus dilakukan agar dapat mengendalikan sekecil apapun kendala yang menghambat proses pembangunan. (Oki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *