LampungLampung Tengah

Wanita Yang Tewas di Sukarame Berkaitan Dengan Tewasnya Dirut SPBU Ganjarsari

Avatar photo
22
×

Wanita Yang Tewas di Sukarame Berkaitan Dengan Tewasnya Dirut SPBU Ganjarsari

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH — Tekab 308 Polres Lamteng mendapati wanita bernama Nanik Indrayani tergeletak tidak bergerak dengan posisi mulut menganga di dalam kamar indekos saat melakukan penggerebekan di salah satu kamar indekos di wilayah Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Senin, 19 Desemmber 2022.

Wanita tersebut merupakan warga Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputihraman, Kabupaten Lampung Tengah, ada kaitanya dengan kematian Aditya Rama Putra (37), Direktur JPP Jaya Putra Perkasa (SPBU Ganjarasri, Metro) pada Minggu, 18 Desember 2022, sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah indekos yang ada di kampung Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

“Dari hasil olah TKP, kami mendapatkan petunjuk awal terkait tewasnya Aditya, yang mengarah ke salah satu teman wanitanya. Kami mendapati beberapa helai rambut panjang dan bercak darah di beberapa tempat. Selain itu, media sosial Facebook milik Aditya ternyata masih aktif,” kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, Senin, 19 Desember 2022.

Berbekal rekaman CCTV, menunjukan adanya dugaan seorang wanita berada dalam satu rumah dengan korban sebelum korban meninggal. Saat itu juga petugas terus melakukan pendalaman dan pencarian wanita yang tertangkap CCTV. Dari informasi warga, wanita yang dicurigai tersebut berada di salah satu kontrakan di daerah Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

“Kami langsung bergerak menyusuri setiap kontrakan yang ada di daerah Way Dadi. Saat kami menemukan lokasi kamar kos yang menjadi tempat persembunyian wanita yang terekam CCTV di lokasi rumah korban Aditya Rama Putra. Setibanya kami disana, kami menemukan handphone milik Aditya, di salah satu kamar yang berada di lantai atas,” jelas Kasat.

Ketika polisi mendatangi tempat yang dimaksud, anggota Tekab menemukan seorang wanita tergeletak tidak bergerak dengan posisi mulut menganga di dalam kamar indekos tersebut. Kemudian polisi memanggil penghuni kamar lainnya dengan tujuan agar melihat temannya yang diduga sedang sakit.

“Setibanya di kamar kos tersebut, ditemukan seorang wanita tergeletak. Namun pada saat diperiksa oleh penghuni kamar yang ada disebelahnya yakni YW dan DN, yang bersangkutan tidak bernafas,” kata Kasat.

Selanjutnya salah satu rekannya menghubungi ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat untuk melakukan pengecekan terhadap orang tersebut serta memanggil petugas medis. Dari pemeriksaan petugas medis, dipastikan orang tersebut telah meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, dengan disaksikan oleh pamong setempat. Kami menemukan dua unit handphone merek iPhone 13 Promax dan Samsung Galaxy A7, dibawah tubuh mayat wanita itu. Kami juga menemukan kunci yang diduga milik Aditya di dalam tas warna cokelat milik wanita itu,” imbuhnya.

Lalu, petugas mengamankan tas hitam dan paper bag warna cokelat yang diduga sama dengan yang dipakai wanita tersebut saat terekam CCTV di rumah indekos Aditya yang berada di Kampung Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

“Selanjutnya, kami bersama dengan anggota Polsek Sukarame Bandar Lampung membawa jenazah wanita itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna dilakukan autopsi. Saat ini petugas masih menunggu hasil autopsi tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *