Lampung Selatan

Diduga Depresi Warga Sinar Pasemah Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

1
×

Diduga Depresi Warga Sinar Pasemah Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG SELATAN — Warga Desa Sinar Pesemah Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan heboh dengan adanya salah seorang warga yang meninggal dengan cara gantung diri di dalam kamar, Jum,at (30/12/2022) sekitar pukul pukul 12.00 wib.

Berdasarkan informasi yang di dapat Korban Yeyet Senayati (29) warga Dusun 002 desa Sinar Pesemah Kecamatan Candipuro itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga depresi akibat penyakit yang dideritanya.

Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan 300x600
Pasang Iklan Disini Hubungi Kami

Kali pertama korban di ketahui oleh mertua korban dengan kondisi sudah tak lagi bernyawa dengan posisi tergantung dan leher terjerat sebuah kain selendang di dalam kamar rumah korban.

“Saat itu saya mau sholat Jum,at ke masjid, sebelum meninggalkan rumah saya memeriksa seluruh kamar, termasuk kamar anak saya, saat membuka pintu kamar terlihat tubuh yang sudah tergantung. Sontak saya pun teriak untuk meminta pertolongan.”kata Swardi mertua korban.

“Selanjutnya saya melaporkan ke pihak Desa, Tak berselang pihak desa bersam anggota Polsek pun datang untuk menurunkan jenazah yang dibantu warga.”pungkasnya.

lama anak dan cucu saya pun datang, karena saat kejadian mereka sedang berada di sawah yang lokasinya tak jauh dari rumah.”imbuhnya.

Sementar itu kepala Desa setempat, Hadi Mustofa membenarkan adanya peristiwa yang yang dialaminya warganya.

“Iya mas benar ada yang meninggal dengan cara gantung diri, tadi dapat laporan dari warga. Informasinya saat kejadian anak dan suaminya sedang berada di sawah yang lokasinya tak jauh dari rumah korban. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima atas peristiwa tersebut yang di anggap musibah bagi keluarga.”kata Hadi.

Saat berita ini kami buat jenazah korban masih berada di rumah korban dan akan dikebumikan di pemakaman Desa Baktirasa Kecamatan Sragi tempat orang tua korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *