Bupati / Wakil BupatiLampungLampung Utara

WAKIL BUPATI LAMPUNG UTARA ARDIAN SAPUTRA, SH. MENINJAU PANEN RAYA JAGUNG DI DESA KUBUHITU KEC. SUNGKAI BARAT

Avatar photo
43
×

WAKIL BUPATI LAMPUNG UTARA ARDIAN SAPUTRA, SH. MENINJAU PANEN RAYA JAGUNG DI DESA KUBUHITU KEC. SUNGKAI BARAT

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG UTARA – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara (Lampura) Ardian Saputra, SH. ikut pelaksanaan panen jagung bersama para Petani di Kecamatan Sungkai Barat. Adapun panen jagung kali ini menyasar lahan seluas 40 Hektar. “Alhamdulillah kita panen jagung bersama para Petani. Untuk luasnya ini ada 40 Hektar,”ucap Ardian di sela-sela panen raya jagung, Rabu 8 Maret 2023.

Panen raya jagung ini, lanjut Ardian, dilakukan di Desa Kubu Hitu Kecamatan Sungkai Barat dengan jenis jagung Andika Perkasa. Diharapkan dengan adanya Panen Raya ini, petani jagung di Lampura bisa jauh lebih berkembang lagi. Dalam kesempatan itu, Ardian juga meresap aspirasi para petani yang mengeluhkan, tingginya harga bibit dan besarnya biaya pemeliharaan. “Kita harapkan para petani ini bisa lebih sejahtera lagi. Dan keluhannya bisa didengar langsung oleh pemerintah pusat melalui kawan – kawan media,”ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan(Distanak) Lampura Tomy Suciadi menyatakan, Kecamatan Sungkai Barat adalah salah satu Kecamatan yang menjadi sentra produksi jagung. Dalam satu Desa saja seperti di Kubu Hitu luas jagung yang ditanam lebih dari 40 hektar.

“Alhamdulillah kita sangat berterimakasih sekali kepada Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati karena sudah sangat mendukung sekali sektor pertanian di Daerah Sungkai Barat ini,”kata dia.

Terkait pendistribusian pupuk subsidi yang sering tidak tepat waktu datangnya, tambah Tomy-sapaan akrab Tomy Suciadi, sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi(Pemprov) Lampung dan Kementrian Pertanian RI agar bisa disalurkan saat masuk masa tanam.

“Sudah kita sampaikan keluhan Masyarakat ini, untuk pupuk sendiri kita minta agar mereka mengirimkan saat masuk masa tanam, sehingga para petani tidak kesulitan lagi,”pungkasnya. (Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *