Lampung Utara

Wakil Ketua TP. PKK Lampung Utara Sambangi Korban Banjir Di Tenda Pengungsian

26
×

Wakil Ketua TP. PKK Lampung Utara Sambangi Korban Banjir Di Tenda Pengungsian

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG UTARA — Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Lampung Utara, Depvriyana Marda Ardian rela menerobos genangan air, hanya untuk melihat keadaan warga Banyurip Kelurahan Kotabumi ilir Kecamatan Kotabumi, di tenda pengungsian yang disiapkan Pemerintah setempat. Sabtu (11/03/2023).

Devriyana Marda Ardian istri dari Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra harus berjalan kaki menerobos banjir karena kendaraan yang ditumpanginya tidak dapat melewati banjir, karena ketinggian air yang menutupi badan jalan sekitar 50 sampai 80 Cm.

“Saya kesini untuk melihat langsung warga yang terdampak banjir dan ingin mengetahui secara pasti kondisi mereka di pengungsian yang disediakan pemeritahan, “ujarnya Devriyana seraya meminta warga yang berada di tenda pengungsian untuk selalu menjaga kesehatan.

Selain melihat kondisi mereka, juga memberikan bantuan dari Wakil Bupati Lampura Ardian Saputra berupa Sembako dan obat-obatan kepada warga terdampak banjir selama berada ditenda pengungsian, karena akses jalan menuju kesini tidak bisa dilalui, disebabkan genangan air yang menutupi badan jalan cukup tinggi.

“Saya berharap kepada warga dapat bersabar dan ikhlas menghadapi cobaan yang diberikan Allah SWT, dan jangan lupa juga selalu jaga kesehatan selama berada ditenda pengungsian, ” Tuturnya.

Sementara salah satu warga di pengungsian mengucapkan terimakasih kepada Ibuk Wakil Bupati Lampura Depriyana Marda Ardian yang telah memberikan perhatian penuh terhadap kami yang sedang mendapat musibah banjir.

“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada Ibu Wakil Bupati Devriyana dan Wakil Bupati Lampura Bapak Ardian Saputra beserta rombongan yang telah berkunjung serta memberikan bantuan sembako dan obat obatan kepada kami disini, ” ucapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *