Lampung Timur

Diduga Oknum PNS Sekdes Mekar Karya Dalang Pungli PTSL Milyaran Rupiah

41
×

Diduga Oknum PNS Sekdes Mekar Karya Dalang Pungli PTSL Milyaran Rupiah

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TIMUR — Oknum Sekretaris desa (Sekdes) Mekar Karya Kecamatan Wawai Karya Kabupaten Lampung Timur, Ridwan yang notabene seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) diduga menjadi dalang Pungli program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 hingga Milyaran rupiah.

Menurut sumber Tinta Informasi.com yang juga warga Desa setempat, pada tahun 2018 Desa Mekar Karya melaksanakan program PTSL dari BPN Kabupaten Lampung Timur sebanyak 1597 persil (PTSL) dengan biaya Rp. 851.000 per PTSL.

Dalam program PTSL tersebut, sesuai SK yang di tandatangani kepala Desa Mekar Karya Sutrisno, nomor : 141/05/SK/20.2008/2019 tanggal 28 Februari 2018 sebagai Ketua Pokmas adalah Ridwan (Sekdes Mekar Karya berstatus PNS), sekertaris Pokmas Usman Afandi, Bendahara Pokmas Oktavianus Dwi Saputra.

“Pada tahun 2018 warga membuat sertifikat melalui Pak Sekdes Ridwan dengan biaya Rp. 851.000 per PTSL. Semua warga sudah membayar lunas kepada Pak Sekdes Ridwan, tapi hingga hari ini ada yang belum menerima Sertifikat, ” Tegas warga yang minta namanya dirahasiakan, Jum’at 24/3/2023.

“Biaya PTSL Rp. 851.000 itu, Ridwan dan Pak Kades tidak musyawarah dengan masyarakat. Mereka hanya musyawarah interen Pamong Desa saja. Bahkan Masyarakat tidak tahu, kalau sebenarnya biaya PTSL di Provinsi Lampung hanya Rp. 200.000, ” Imbuhnya.

Selain itu, Warga juga memperlihatkan uraian biaya pembuatan PTSL senilai Rp. 851.000 yang di tandatangani Kepala Desa Sutrisno dan ketua Pokmas Ridwan (Sekdes Mekar Karya) seperti; Biaya Penyiapan dokumen Rp.60.000, rental formulir Rp.10.000, poto copy blangko Rp.12.000, upah pengisian formulir Rp.20.000, Biaya Materai Rp.60.000, map plastik Rp.9000, rental desain gambar Rp.25.000, foto copy desain Rp.5000, pembelian kertas SSB Rp.20.000, biaya pengadaan patok 4 buah Rp.100.000, biaya Honorarium Pokmasdartibnah per satu PTSL Rp.100.000, biaya konsumsi/ honorarium tim ukur persatu PTSL Rp.100.000, biaya konsultasi dan Administrasi Desa persatu PTSL Rp.250.000, biaya lain lain persatu PTSL Rp.60.000.

Padahal dalam keputusan SKB tiga menteri yakni Menteri ATR/Kapala BPN, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa dengan nomor : 25/SKB/V/2017, nomor : 590-3167 A tahun 2017 dan nomor : 34 tahun 2017 tanggal 22 Mei 2017 tentang PTSL, Provinsi Lampung termasuk katagori IV dengan biaya pembuatan PTSL Rp. 200.000.

Sementara, biaya pembuatan PTSL di Desa Mekar Karya sebesar Rp. 851.000 per PTSL, bila mengacu kepada SKB 3 Menteri untuk provinsi Lampung biaya per PTSL hanya Rp. 200.000 maka ada kelebihan Rp. 651.000 x 1597 persil sehingga Rp.1.039.647.000 yang diduga menjadi ajang Pungli Ketua Pokmas Mekar Karya.

Terlihat, Ketua Pokmas Mekar Karya Ridwan yang berstatus PNS Sekdes Mekar Karya Kecamatan Wawai Karya bersama Kepala Desa Sutrisno tidak mengindahkan SKB 3 Menteri bahkan diduga telah melakukan Pungli dengan alih alih program PTSL. (Us/ Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *