Bandar Lampung

Almarhum Kang Jazuli Isa di Mata Alzier Dianis Thabranie

33
×

Almarhum Kang Jazuli Isa di Mata Alzier Dianis Thabranie

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG – Salah satu tokoh legendaris Lampung tiada: Jazuli Isa. Masyarakat Lampung berduka. Salah satunya adalah Alzier Dianis Thabranie.

Bagi Alzier, Kang Juli, sapaan akrab almarhum, merupakan sahabat, kakak sekaligus mitra. Persentuhan Alzier dengan Kang Juli setidaknya ada di tiga titik.

Pertama, saat Alzier menjadi Ketua DPD Golkar Lampung, Jazuli adalah salah satu kuncinya. Sebelum Alzier jadi ketua tahun 2004, Kang Juli merupakan ketua DPD Golkar Lampung. Namun dia legowo menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Golkar kepada kader muda Alzier saat itu.

Saat Alzier tak lagi menjadi Ketua DPD Golkar Lampung, Kang Juli masih kerap datang ke kediaman Alzier. Padahal saat ini banyak politikus yang meninggalkan dirinya. Putus silaturahmi.

Persentuhan kedua keduanya di Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Setahun lalu, salah satu yang mengajak Alzier ikut berjuang bersama buruh adalah Kang Juli. Sampai akhirnya Alzier menjadi Wakil Ketua Umum DPP KSPSI.

Alzier mengakui, almarhum merupakan tokoh buruh yang militan sejak dulu. Terbukti di usia senjanya, dia masih mau turun ke bawah memimpin demo dengan ribuan buruh di Lampung.

Terakhir, almarhum pernah berjuang bersama Alzier di Puskud Lampung. Bahkan sampai detik terakhir, di saat Puskud sedang menyelesaikan hutang dan aset, almarhum masih mau turun membantu Alzier.

“Menemukan tokoh buruh sekaliber dia itu susah, dia orang Jaseng yang gak sekolah tinggi tapi pergaulannya luar biasa. Bayangkan bisa jadi ketua Golkar, ketua buruh KSPSI. Beliau disegani kawan dan lawan,” kata Alzier mengenangnya.

Almarhum juga masih kerap datang ke kediaman Alzier. Keduanya ngobrol hingga dini hari. Biasanya Alzier yang fasih berbahasa Jaseng meladeninya ngobrol. Beberapa kali, Alzier juga mendatangi rumah Kang Juli. Saat bertemu, keduanya tertawa lepas dan tulus. Hubungan keduanya melampaui wilayah politik dan ekonomi. Hubungan keduanya adalah persaudaraan dan kemanusiaan.

Selamat jalan kakangku..Do,a tulus dan ikhlas dari kami semua menyertaimu. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *