Lampung Tengah

Bupati Musa Ahmad Bersama Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan Hadiri Acara Tabligh Akbar Muhammadiyah dan Aisyiyah Lamteng

Avatar photo
25
×

Bupati Musa Ahmad Bersama Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan Hadiri Acara Tabligh Akbar Muhammadiyah dan Aisyiyah Lamteng

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH — Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad bersama Mentri Perdagangan RI Dr.( HC ) Zulkifli Hasan menghadiri Acara Tabligh Akbar dalam rangka Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Lampung Tengah Periode 2022 – 2027 yang dipusatkan di Sesat Agung Nuwo Balak pada hari Kamis 18 Mei 2023. Dalam kesempatan tersebut hadir Dirjen Perdagangan, Sekum Muhammadiyah Pusat, Ketua Muhammadiyah Provinsi Lampung,Tokoh pemuda serta tamu Undangan.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengucapkan selamat datang kepada Mentri Perdagangan RI di Lampung Tengah, dimana Mentri Perdagangan merupakan salah satu putra terbaik Lampung yang menjabat sebagai Mentri yang tentunya diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat. Dihadapan 2000 Masyarakat Muhammadiyah yang hadir Musa Ahmad berharap kontribusi dan kerja sama dengan Pemkab Lampung Tengah untuk menjadikan Lampung Tengah yang berjaya. Musa juga akan beriring sejalan bersama untuk kemajuan Muhammadiyah Lampung Tengah.

Sementara itu dalam Pidato Kebangsannya Mentri Perdagangan Dr. (HC) Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Lampung Tengah yang baru saja dilantik, yang tentunya diharpakan bisa terjun dan membantu dalam pembangunan yang ada di Lampung Tengah bersama dengan organisasi yang ada. Lanjut Zulkifli Konsep bernegara kita sudah final, Indonesia adalah negara yang beragama dan menghormati keberagaman. Bhineka Tunggal Ika, Berbeda-beda tapi kita sepakat menjadi tunggal ika yang satu, yaitu Indonesia. Selain memiliki sumber daya alam yg melimpah, modal terbesar Indonesia sebagai bangsa adalah keberagaman. Indonesia didirikan di atas rasa persatuan yang mengikat, beraneka suku dengan berbagai perbedaan agama, ras, dan kepentingan antar golongan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *