OKI

Diduga Terindikasi Korupsi Kepsek SDN 1 Beti Jaya OKI,  Dinas Pendidikan OKI Terkesan Tutup Mata Dan Telinga

Avatar photo
43
×

Diduga Terindikasi Korupsi Kepsek SDN 1 Beti Jaya OKI,  Dinas Pendidikan OKI Terkesan Tutup Mata Dan Telinga

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, OGAN KOMERING ILIR – Menindak lanjuti pemberitaan Media Tintainformasi.com.berapa waktu lalu, adanya dugaan terindikasi kepala Sekolah korupsi Dana BOS Tahun anggaran 2022/2023 ,setelah terbitnya berita tersebut awak Media mencoba koordinasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, melalui Tim Manejemen BOS. Dimana Tim Pelaksana atau Manejemen BOS Dinas Pendidikan OKI saat ini ialah Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten OKI dijabat oleh Purnomo .(Sekretaris) Di Disdik OKI.

Pada Rabu (23/08/2023) awak Media mencoba koordinasi ke Dinas Pendidikan OKI melalui Sekertaris Dinas sekaligus Tim Manejemen BOS Dinas Pendidikan OKI, Purnomo saat di hubungi via telpon tidak ada jawaban lalu awak Media mengirim pesan singkat melalui via whatsapp, Namun sangat disayangkan pesan pun tak dibalas oleh beliau, padahal awak media sudah memperkenalkan indentitas diri.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD IWO Indonesia, Aliaman SH menyayangkan hal itu, dikatakannya tidak sepatutnya sekretaris Dinas Pendidikan tidak merespon saat wartawan mau konfirmasi , apalagi hal yang disampaikan itu merupakan bentuk kontrol sosial terhadap tugas dan tanggungjawab mereka sebagai Aparatur Sipil Negara apa lagi sebagai Manajemen BOS, dan itu memang kewenangan Sekretaris Dinas Pendidikan sebagai Tim Pelaksana BOS Kabupaten yang seharusnya memberikan hak jawabnya kepada wartawan yang melakukan konfirmasi baik secara lisan maupun dalam bentuk tulisan (Sms/WhatsApp/instagram dll) jangan sampai penilaian dimata publik, seolah terkesan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI menutup mata dan telinga dengan pemberitaan yang beredar, tandasnya.

Lanjutnya, jika memang sudah di ambil tindakan ataupun sudah diperiksa oknum yang dimaksudkan oleh wartawan, cukup jawab saja konfirmasi yang dimaksud oleh awak media, kan simple. Kalau berlarut kan itu sama halnya menghalang-halangi tugas wartawan dalam memperoleh informasi, dan itu bertentangan dengan apa yang dimaksud dalam UU Nomor 40/1999 tentang Pers, apalagi UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) juga cukup jelas maksudnya,

“Tidak hanya Tim Pelaksana atau Manejemen BOS saja yang harus tahu dan menjawab apa yang disampaikan oleh awak media, seharusnya Kepala Dinas Pendidikan OKI juga harus peka dan tahu tentang hal ini, sebab Kepala Dinas dalam Pengelolaan Realisasi dana BOS ini merupakan Penanggung Jawab Dana BOS Kabupaten, pungkas Ketua DPD IWO Indonesia yang juga Alumni UNISKI Kayuagung yang juga salah satu aktivis anti Korupsi di Sumsel ini.

Sampai berita ini dirilis lalu dikirim ke WhatsApp Sekertaris Dinas Pendidikan, tak berselang lama sekertaris dinas pendidikan menghubungi awak Media melalui via whatsapp, dikatakannya ” Assalamualaikum dindo, ya ini kita baru baca berita nya, dan juga sekarang kita lagi koordinasi sama pak kadin, dan kabid ATK,terimakasih atas infonya, Nanti kita akan proses sesuai prosedur nya, demi kemajuan pendidikan kabupaten OKI, Nanti akan kita panggil yang bersangkutan” lalu awak media meminta untuk koordinasi apa hasil dari proses pemanggilan nanti. Iya Nanti tunggu saja hasil prosesnya ,tutup Purnomo.

(Musdaliah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *