OKI

Diduga Penggunaan Dana Operasional Kecamatan Lempuing Jaya Mark Up

Avatar photo
199
×

Diduga Penggunaan Dana Operasional Kecamatan Lempuing Jaya Mark Up

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, OKI – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Nasional (GANAS) DPW SumSel ,IRWANSYAPUTRA , akan melayangkan surat ke Kejari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, terkait gelaran Rapat Penyusunan Indikator Penilaian dan Persiapan Tim Interdis Kegiatan Evaluasi Peningkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi Kecamatan Tahun Anggaran 2022/2023.

Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir kinerja sejumlah Camat di Kabupaten OKI dinilai belum memenuhi ekspektasi bahkan pembangunan SDA dan SDM di kabupaten OKI cenderung merosot untuk itu Ketua LSM GANAS DPW SumSEL. akan meminta pihak Pemkab untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Camat yang dinilai tak berkredibel.

Menurut Irwan, salah satu Indikator kegagalan Camat membangun wilayah teritorialnya selain faktor Moralitas yang cenderung Korup juga disebabkan ketidak mampuan mengimplementasi perencanaan dan penggunaan Dana APBD sehingga alokasi Dana menjadi tidak tepat sasaran.

“Berdasarkan pengamatan kami ada unsur transaksi Ilegal pada penggunaan Dana belanja di sejumlah Kecamatan dan salah satunya Kecamatan Lempuing Jaya.” Ujarnya.

Dugaan Mark up dana yang terjadi di kecamatan Lempuing Jaya tersebut,telah disampaikan oleh Ketua LSM Garda Nasional (GANAS) DPW Sumatera Selatan.

IRWAN menyatakan, adanya kejanggalan terhadap data pendanaan yang tidak wajar pada kecamatan Lempuing Jaya kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) pada anggaran tahun 2022/2023 .

IRWAN menerangkan ” Kejanggalan tersebut terlihat pada data pembelian alat tulis kantor ( ATK ) belanja/ bahan untuk kegiatan kantor ( kertas dan cover ), pemeliharaan kendaraan Dinas , anggaran makanan, minuman rapat dan beberapa kegiatan lainnya

IRWAN menjelaskan, “pengadaan ATK berupa: Amplop, Map kulit kambing, Map gantung Fujita, Map oldener, Map plastik, Map biasa, Buku agenda, surat keluar/masuk, Buku, Isi necis, Necis, Lem Lakban bening, Isi cutter, Mistar plastik Mistar besi, Penghapus pensil, Binder clip Bantalan stempel, Pensil, Stabilo, Pelubang kertas, Pena, jilid dan Map batik ukuran folio.

Sangat tak wajar jika belanja ATK Kecamatan Lempuing jaya bisa menghabiskan total dana APBD yang cukup pantastis ,Saya kira ini hanya akal-akalan oknum Camat dan bendahara nya saja,”terangnya.

Disitu juga masih ada belanja lainnya yang disinyalir dengan jumlah menjanggalkan,salah satunya anggaran belanja makanan minuman rapat thn 2023 (kudapan/ Snack) Rp.52.800.000,” katanya.

Dikatakan IRWAN .Pihaknya juga menduga adanya kejanggalan pada pendanaan pemeliharaan :
Pemeliharaan gedung bangunan tempat pertemuan Rp.33.075.000.
Pemeliharaan kendaraan Dinas bermotor perorangan
Rp.48.550.000.
Belanja modal peralatan personal computer Rp.30.000.000.
Belanja Pakaian Olaraga Rp.30.000.000.

Pada tahun anggaran 2022 kita juga menilai banyak kejanggalan seperti halnya,belanja bahan bahan/bibit ternak/bibit ikan Rp57.950.000.belanja makanan dan minuman rapat Rp.37.500.000.
Belanja makanan dan minuman Jamuan tamu Rp.25.000.000.brlanja alat tulis kantor Rp 21.829.000.
Belum lagi data Swakelola yang ada dikecamatan lampuing Jaya yang kita ketahui.

Dan apabila dugaan pengelembungan dana ( Mark up ) pada sejumlah kegiatan tersebut terbukti,maka kami akan membuat laporan ke kejari Ogan Komering Ilir ( OKI ) agar kasus dugaan Mark up yang terjadi di Kecamatan Lempuing Jaya diusut tuntas,dimana disebutkan dalam undang-undang nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari korupsi,kolusi dan Nepotisme,”Ungkapnya.

Menelusuri informasi yang didapat dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ,GARDA NASIONAL DPW Sumsel,awak media mencoba konfirmasi kepada Camat Kecamatan Lempuing Jaya.

Melalui via WhatsApp pada sabtu 2/9 Namun belum ada jawaban,Kemudian pada Senin 4/9 awak Media Tinta informasi.com bersama rekan Media lainya konfirmasi dengan cara mendatangi Kantor Camat Lampuing Jaya,Tetapi tidak juga bertemu dengan Camat Lampuing Jaya, di katakan dari salah satu Staf yang ada di Kantor tersebut,ia Mengatakan bahwa “Camat Tidak ada ,beliau lagi ada kegiatan di Kabupaten “jelasnya.

Sampai berita ini diterbitkan Camat Lampuing Jaya Belum Bisa dikonfirmasi.
(Lia / Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *