Lampung Timur

Korupsi Proyek Sumur Bor Mantan kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertahanan Drs Mulyanda Jadi Tersangka.

Avatar photo
127
×

Korupsi Proyek Sumur Bor Mantan kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertahanan Drs Mulyanda Jadi Tersangka.

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM,LAMPUNG TIMUR–Pada hari ini Selasa tanggal 12 September 2023 sekira Pukul 16.00 WIB Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur telah menetapkan sebagai tersangka serta telah melakukan penahanan terhadap tersangka Drs. Mulyanda Bin Sofyan Surie, Widiyo Pramono Bin (Alm) Sutarno dan Hadi Sucahyo Bin (Alm) Jumiran dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi pada Proyek Pembangunan Sumur Bor Pada Dinas Perumahan.

Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lampung Timur TA 2021 pada 56 (lima puluh enam ) titik dengan alokasi anggaran sebesar RP. 8.400.000.000 (delapan milyar empat ratus juta rupiah), berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dalam rangka perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Lampung Nomor : PE.03.03/SR/S-1353/PW08/5/2023 tanggal 08 September 2023.”Berita yang di kutip dari Jejakkasus.com”.

Atas kasus tersebut terdapat penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.568.075.026,49 (dua milyar lima ratus enam puluh delapan juta tujuh puluh lima ribu dua puluh enam koma empat puluh sembilan rupiah);

Bahwa tersangka Drs. Mulyanda Bin Sofyan Surie dkk disangka melanggar : Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP, Subsidiair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP;

Bahwa Tersangka Drs. Mulyanda Bin Sofyan Surie dkk ditahan oleh Penyidik Kejaksaaan Negeri Lampung Timur selama 20 (dua puluh) hari sejak tanggal 12 September 2023 s/d 31 September 2023, adapun pertimbangan penahanan karena dikhawatirkan Tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana;

Bahwa proses penahanan tersebut berjalan dengan lancar dan aman tanpa kendala maupun perlawanan dari tersangka;(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *