Kota Metro

Dalam Memperingati HUT TNI ke-78, Kodim 0411/KM Gelar Pementasan Wayang Kulit Dengan Tema Bumi Krido

Avatar photo
86
×

Dalam Memperingati HUT TNI ke-78, Kodim 0411/KM Gelar Pementasan Wayang Kulit Dengan Tema Bumi Krido

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, METRO – Kodim 0411/KM, dalam rangka memperingati HUT TNI ke-78 tahun 2023, menggelar acara Wayang Kulit dengan tema Bimo Krido di halaman Makodim Jum’at malam (7/10/2023).

Pagelaran wayang kulit ini didalangi oleh Ki Kasim Amat Kisman, dalam pertunjukan yang mengagumkan di halaman Makodim sangat memukau para penonton yang menghadirinya.

Dalam wawancara dengan awak media, Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman menjelaskan alasan di balik keputusan menggelar kegiatan ini. Kodim 0411 merupakan satu-satunya Kodim di Sumatera yang dipilih untuk menyelenggarakan acara Wayang Kulit ini. Keputusan ini didasarkan pada banyak masyarakat Jawa di Kota Metro, yang menjadikannya tempat yang ideal untuk mempromosikan dan melestarikan budaya wayang.

Lebih lanjut, Letkol Arh Rendra Suparman menggarisbawahi pentingnya upaya ini untuk membangkitkan minat generasi muda terhadap budaya wayang.

“Kita berharap generasi muda kembali mencintai wayang karena wayang adalah bagian tak terpisahkan dari budaya kita. Kita tidak ingin budaya wayang diambil alih oleh negara lain. Ini adalah upaya TNI untuk menyadarkan kita bahwa wayang adalah budaya kita yang wajib dilestarikan,” tegasnya.

Tidak hanya TNI yang berkontribusi dalam melestarikan budaya wayang ini. Sumarsono, Ketua Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Lampung Tengah dan juga Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, memberikan apresiasi terhadap upaya Panglima TNI dalam menggelar wayang serentak di berbagai daerah.

“Wayang adalah warisan adi luhung nusantara yang telah ada sejak abad ke-6. Hal ini juga merupakan bukti kejayaan Indonesia pada masa itu dalam bidang teknologi, seperti pembuatan alat musik gamelan dari kuningan,” ujar Sumarsono.

Dia berharap bahwa acara Wayang Kulit ini akan menginspirasi lebih banyak orang untuk berperan dalam melestarikan budaya adi luhur Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia.

“Budaya wayang kulit ini adalah bagian tak terpisahkan dari warisan dunia yang berasal dari Indonesia. Kami juga berupaya untuk mendukung kelompok wayang lokal di sini agar bisa tumbuh dan berkembang. Tujuannya adalah agar wayang kulit Lampung bisa mencapai panggung internasional,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *