Jawa tengah

“Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Madura, RSUD dr. Mohammad Zyn Akan Dibiayai Oleh Bank Indonesia” Begini Ceritanya

Avatar photo
74
×

“Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Madura, RSUD dr. Mohammad Zyn Akan Dibiayai Oleh Bank Indonesia” Begini Ceritanya

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, SAMPANG -Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima Tim Dewan Juri Validasi Lapangan East Java Investment Challenge 2023 dari Bank Indonesia (BI) di Kabupaten Sampang, Rabu (25/10/2023).

Kedatangan Tim Dewan Juri ini dalam rangka validasi lapangan (Onsite Validation) karena Kabupaten Sampang melalui proyek Relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) berhasil menjadi 10 (sepuluh) proyek investasi terbaik di Jawa Timur.

Nantinya, apabila Sampang terpilih menjuarai East Java Investment Challenge, maka pembangunan Rumah Sakit Rujukan Madura, RSUD dr. Mohammad Zyn akan dibiayai oleh Bank Indonesia.

Direktur RSMZ dr. Agus Akhmadi menyampaikan Kabupaten Sampang saat ini sedang melakukan upaya untuk merelokasi rumah sakit, dalam rangka menjalankan amanat Bupati Sampang untuk menjadikan RSMZ sebagai rumah sakit rujukan di Madura.

Arahan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi ini beralasan, sebab Agus menyampaikan bahwa terdapat berbagai desakan kebutuhan seperti jumlah kunjungan poli yang meningkat pesat namun ruang poli tidak mencukupi, kebutuhan poli sub spesialis, jumlah pasien yang melebihi kapasitas tempat tidur, lahan parkir yang tidak mencukupu, lokasi rawan banjir yang menyebabkan lumpuhnya akses kesehatan ketika banjir hingga keterbatasan lahan yang membuat terhambatnya pengembangan rumah sakit.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Kabupaten Sampang telah bergerak cepat memperbaiki pelayanan hingga peralatan medis yang dimiliki, oleh karena RSMZ Sampang mulai dilirik Kabupaten lainnya sebagai rujukan.

“Kami sekarang sudah jadi rujukan di Madura sekarang pasien dari Sumenep, Bangkalan dan bahkan Pamekasan merujuknya ke tempat kami,” ujar dokter Agus.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan harapannya agar relokasi ini dapat didukung untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang.

“Posisi Kabupaten Sampang ini sangat strategis, berada di tengah-tengah pulau Madura, kami telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kebijakan, pengadaan dan sebagainya, harapannya kami bisa disupport dalam mewujudkan rumah sakit ini,” tandasnya. (BBG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *