Lampung Tengah

Tanggul Penahan Di Kampung Sri Way Langsep Sengkarut, Diduga Asal Jadi

Avatar photo
90
×

Tanggul Penahan Di Kampung Sri Way Langsep Sengkarut, Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH – Proyek Pembangunan Tanggul Penahan Di Jalan Kampung Sri Way Langsep Kali Rejo Diduga Asal Jadi.

Entah seperti apa pengawasan Pemerintah dalam mengawasi pembangunan yang ada di Lampung Tengah, Selalu saja banyak komplain dari masyarakat.

Seperti, Proyek pembangunan Talut 1000 m, di Kampung Sri Way Langsep Kecamatan Kali Rejo Kabupaten Lampung Tengah, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (Spek) dan rencana anggaran belanja (RAB).

Terkesan lebih memperioritaskan keuntungan pribadi Oknum Kepala Kampung di Kampung setempat daripada kualitas dan asas manfaat untuk masyarakat.

pasalnya, Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA : 2023 tersebut, baru hitungan Hari selesai, sudah terdapat banyak kerusakan dibeberapa titik, hingga mengelupas dan retak.

Sehingga kuat dugaan teknis pekerjaan maupun bahan adonan yang digunakan tidak sesuai Spesifikasi teknis (Spek) atau melenceng dari Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Salah satu warga setempat yang namanya enggan dipublikasikan inisial (N) kepada media ini Dilokasi Sabtu (4/11/2023) menuturkan ia mengaku sangat kecewa dengan hasil dari pembangunan proyek tersebut, karena baru beberapa Hari selesai sudah banyak yang rusak, sehingga ia khawatir asas manfaat dari pembangunan proyek tersebut tidak akan bertahan lama.

“Kami atas nama masyarakat warga Kampung Sri Way Langsep, tentunya sangat kecewa atas hasil dari pekerjaan proyek Membuat Talut di Kampung kami ini, karena baru selang beberapa Hari selesai sudah banyak yang rusak mas,“Ungkapnya.

 

Dilain Pihak Anggota Lembaga KPK Provinsi Lampung Faisol, Mengatakan selama ini masih banyak proyek-proyek fisik di Kampung baik yang bersumber dari APBD dan APBN yang disalahgunakan oleh para oknum Kepala Kampung.

“Untuk keruk keuntungan pribadi untuk memperkaya diri, maka semestinya pihak Dinas pemberdayaan masyarakat Kampung (DPMK) dan inspektorat di Kabupaten Lampung Tengah itu lebih pro aktif melakukan monitoring dan pemeriksaan,”ujarnya.

terhadap hasil pekerjaan proyek fisik di kampung-Kampung agar tidak terlalu banyak adanya penyimpangan atau korupsinya, tegas Faisol. Sabtu (4/11/2023)

Hingga berita ini dimuat, warga Kampung Kecamatan Kampung Sri Way Langsep Kabupaten Lampung Tengah, merasa kecewa atas hasil dari pembangunan Talut di kampung kami, yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut.

Dilain Pihak Kepala Kampung Sulaiman, Belum bisa di konfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *