LampungPesawaran

Mobil Meledak Diduga Muat BBM Ilegal, Laskar Lampung Desak APH Usut Oknum yang Terlibat

Avatar photo
15
×

Mobil Meledak Diduga Muat BBM Ilegal, Laskar Lampung Desak APH Usut Oknum yang Terlibat

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com (Pesawaran)  Atas maraknya kegiatan ilegal pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersudsidi di Provinsi Lampung yang merugikan masyarakat dan menelan korban, mendapat sorotan serius dari Laskar Lampung.

Seperti yang belum lama ini terjadi peristiwa terbakarnya dua unit mobil saat sedang over take di komplek perumahan Hurun jalan Way Ratai ,Hanura ,Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran pada Rabu (22/02/2024) malam, yang diduga sedang melakukan kegiatan pengoplosan BBM ilegal.

Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan 300x600
Pasang Iklan Disini Hubungi Kami

” Kami dari Laskar Lampung mengutuk keras kegiatan ilegal BBM ilegal, karena sangat merugikan masyarakat banyak. Selain itu kegiatan tersebut telah melanggar undang-undang Migas, “ungkap Panji Nugraha,SH Sekretaris Umum (Sekum) Laskar Lampung di Bandar Lampung, Senin (26/02/2024).

Panji Padang Ratu sapaan akrab Panji Nugraha,SH juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas siapapun oknum pemain BBM ilegal tersebut tanpa pandang bulu.

” Jika hal ini dibiarkan, saya khawatir perekonomian kita akan semakin sulit, sebab harga bahan pokok akan melejit karena BBM sulit, ” ujarnya.

” Sekali lagi kami minta kepada Kapolda Lampung untuk mengusut siapa oknum dibalik kasus terbakarnya mobil diduga memuat BBM ilegal di Hanura yang telah memakan korban tersebut, supaya jangan ada korban-korban berikutnya lagi, “pinta Panji dengan tegas.

Sebelumnya telah terjadi kebakaran mobil, yang diduga milik oknum TNI inisial YY dan warga sipil Aldi itu sedang memuat minyak mentah di Hanura Pesawaran. Namun, sialnya aktivitas ilegal mereka tercium karena terbakar dan meledak. Akibatnya satu supir terbakar dengan luka serius hingga di rawat di rumah sakit.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP. Suprianto Husin, SH membenarkan telah terjadi kebakaran kendaraan roda empat.

” Personil sudah cek TKP bersama Bhabinlamtibmas dan betul ada 2 unit R4 terbakar, “ucapnya.

” Dan sampai sekarang tidak ada yang melapor sebagai korban dalam kebakaran tersebut. Karena yang terbakar adalah R4 maka harus ada korban yang melapor untuk ditindak lanjuti, tapi sampai sekarang belum ada laporannya. Namun Personil tetap ke lapangan saat kejadian, “ujar AKP. Suprianto Husin.

(Team).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *