Lampung

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung Ukir Prestasi di Program MSIB

Avatar photo
86
×

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung Ukir Prestasi di Program MSIB

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG – Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila), M Gibransyah, tengah aktif mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di PT Bank BTPN Syariah.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah mencapai batch keenam.

MSIB memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif di seluruh Indonesia untuk mengembangkan softskill dan hardskill mereka.

Gibransyah, atau biasa disapa Gibran, mendaftar ke program MSIB setelah mendapatkan informasi melalui laman Instagram dan rekomendasi dari teman.

Ia telah bergabung sejak 16 Februari hingga 30 Juni 2024 mendatang sebagai fasilitator pendamping di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.

Mahasiswa tersebut tertarik dengan program ini karena dapat melatih kemampuan public speaking dan analisis masalah secara langsung dengan nasabah.

Selama menjalani program MSIB, Gibran terlibat dalam pendampingan terhadap nasabah pelaku usaha, baik UMKM maupun non-UMKM.

Kegiatannya meliputi pendataan, pemberian materi usaha, review, dan praktik.

Hingga saat ini, Gibran telah membimbing 52 nasabah, menghadapi berbagai tantangan dan kendala dalam menangani beragam watak dan perilaku nasabah.

Pada akhir program, Gibran berharap dapat lebih berkontribusi dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat luas, terutama usaha yang memberikan lapangan kerja.

Menurutnya, MSIB di BTPN Syariah merupakan pengalaman luar biasa yang membuka pintu untuk bertemu teman baru, mendapatkan pengalaman berharga, dan menghadapi tantangan baru.

Gibran memberikan tips kepada calon peserta MSIB di perbankan syariah, yaitu mempelajari dasar-dasar perbankan syariah karena akan ada tes mengenai pengetahuan umum dan pengetahuan khusus tentang bank syariah, terutama mengenai BTPN Syariah.

Sebagai peserta MSIB, Gibran memiliki prinsip untuk menjalani segala hal dengan tulus dan niat mencari amal.

Ia mendorong rekan-rekan mahasiswa Unila untuk memanfaatkan kesempatan MSIB guna menggali potensi dan jati diri lebih dalam.

Gibran berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama magang dapat diterapkan di masa mendatang untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.

Semangat dan semakin tumbuhnya minat mahasiswa Unila untuk mengikuti program semacam ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam pengembangan diri serta kontribusi bagi masyarakat di masa depan.

Kisah Gibran adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan keterampilan dan berkontribusi pada masyarakat melalui program MSIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *