LampungPringsewu

Berhasil 9 Kali Pertahankan Opini WTP, Jadi Bukti Sehatnya Pengelolaan Anggaran Keuangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu

Avatar photo
366
×

Berhasil 9 Kali Pertahankan Opini WTP, Jadi Bukti Sehatnya Pengelolaan Anggaran Keuangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, PRINGSEWU — Kabupaten Pringsewu berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-9 kalinya secara berturut-turut.

WTP yang diterima pada 2024 ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Pringsewu 2023.

Tak hanya itu, Pringsewu dinobatkan sebagai kabupaten terbaik tingkat Provinsi Lampung dan nasional, dengan nilai 94,74 persen untuk tindak lanjut temuan BPK tahun 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan, diraihnya kembali opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tahun ini, merupakan bukti komitmen Pemkab Pringsewu dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan serta transparansi keuangan daerah.

Menurutnya, hasil laporan tersebut masih memberikan beberapa rekomendasi catatan untuk segera ditindaklanjuti selama 60 hari kedepan.

Rekomendasi BPK tersebut menjadi landasan bagi Pemkab Pringsewu untuk terus membenahi penyelenggaraan pemerintahan serta meningkatkan kinerja laporan keuangan menjadi lebih baik.

“Diraihnya WTP kesembilan ini berdasarkan beberapa indikator penilaian,” ucap Marindo, Jumat (3/5/2024).

Indikator tersebut yaitu berkat penyajian laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi pemerintahan, memenuhi standar pengendalian internal, kepatuhan kepada peraturan perundangan-undangan, serta Kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan.

“Terimakasih kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung beserta jajaran dan tim auditor atas penilaian dan opini WTP kesembilan kalinya ini,” kata dia.

Marindo pun turut, berterima kasih kepada seluruh OPD yang telah menyusun keuangannya.

Serta BPKAD yang melakukan konsolidasi penyusunan LKPD Pemkab Pringsewu yang sesuai ketentuan.

Marindo juga berharap agar opini WTP ini menjadi motivasi bagi para kepala perangkat daerah dan pengelola keuangan dan barang milik daerah untuk lebih meningkatkan akuntabilitas dan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Untuk diketahui, Kabupaten Pringsewu meraih opini WTP secara berturut-turut dimulai sejak 2015.

Ada tujuh jenis laporan keuangan yang diperiksa BPK, yakni realisasi anggaran, perubahan saldo anggaran lebih, arus kas, neraca, operasional, Perubahan ekuitas, serta catatan atas laporan keuangan. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *