Lampung Tengah

Bentuk Protes Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Kampung Ramai-ramai Tanam Padi dan Jagung, Ruas Jalan Seputih Agung Berubah Jadi Lahan Pertanian

Avatar photo
307
×

Bentuk Protes Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Kampung Ramai-ramai Tanam Padi dan Jagung, Ruas Jalan Seputih Agung Berubah Jadi Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH — Usai viralnya pemberitaan aksi warga Kampung Poncowarno Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah lakukan mandi lumpur dan tanam pohon pisang pada setiap kubangan yang terdapat dibadan jalan ruas Simpang Agung, sekarang menyusul aksi masyarakat dari tiga kampung di kecamatan Anak Tuha.

Ratusan masyarakat dari Kampung Negara Aji Tua dan Kampung Bumi Udik serta Kampung Bumi Aji Kecamatan Anak Tuha juga beramai-ramai melakukan alih fungsi badan jalan ruas Seputih Agung menjadi lahan pertanian dengan menanam bibit Jagung dan bibit Padi.

 

Kerusakan ruas jalan tersebut memang tergolong sudah cukup parah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah belum ada rencana untuk melakukan perbaikan, dari pada ruasjalan tersebut menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalulintas maka menurut masyarakat lebih baik lahan tersebut untuk sementara dialih-fungsikan dan masyarakat juga bisa meningkatkan hasil pertanian.

 

Menurut keterangan masyarakat bahwa ruas jalan Seputih Agung ini sepanjang 12 kilometer, sementara yang sudah tergolong rusak parah ada sepanjang 4 kilometer dan selebihnya kerusakan sedang dan kerusakan ringan. Namun demikian kondisi ini cukup menyulitkan bagi para pengguna jalan dan tak jarang pula para pengendara terperosok masuk dalam kubangan yang ada.

 

“Aksi ini kami lakukan karena kesal Pemerintah tidak kunjung memperbaikinya, sementara ruasjalan ini selalu kami pakai untuk angkutan hasil pertanian,” jelas Unus salah seorang warga.

 

Hal senada juga disampaikan salah seorang pengguna jalan yang mengaku bernama Okta, menurut dia sering terjadi mobil angkutan hasil bumi terguling ditengah jalan akibat jalannya yang berlobang cukup dalam. Diharapkan Pemerintah dapat memperhatikan melakukan perbaikan, sehingga ruas jalan ini aman untuk dilalui, pungkas Okta. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *