Lampung

Rutan Kelas 1 Bandar Lampung Bantah Isu dugaan Pungli yang Diisukan Oleh Medi mulia Mantan Napi Narkoba

Avatar photo
214
×

Rutan Kelas 1 Bandar Lampung Bantah Isu dugaan Pungli yang Diisukan Oleh Medi mulia Mantan Napi Narkoba

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung—  Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung, Iwan Setiawan, membantah pemberitaan dalam beberapa media online terkait dugaan pungli di Rutan Kelas I Bandar Lampung.

Pernyataan ini, membantah kabar sebelumnya dari beberapa pemberitaan online yang menduga ada praktik pungli di RUTAN Kelas I Bandar Lampung, yang mana dikatakan bahwa di rutan terdapat pungli kepada kamar hunian per minggunya itu semua tidak benar dan tidak pernah ada.

Seorang Warga Binaan Rutan Bandar lampung yang ditemui wartawan di dalam rutan menyatakan diirinya sama sekali tidak pernah ada Praktek pungli oleh oknum pegawai rutan.

“Tidak pernah mengalami Pungli seperti yang di isukan di luaran. Kami disini Justru mendapatkan pelayanan secara maksimal” ujar warga binaan yang enggan disebutkan Namanya.

Sementara, Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung Iwan Satiawan mengungkapkan, jika semua fasilitas yang berada di dalam adalah gratis dan rutan pun menyediakan pelayanan pengaduan bagi masyarakat.

“Semua fasilitas di dalam rutan ini Gratis dan kami menyediakan layanan pengaduan yang mana jika benar terdapat pungli atau hal-hal yang menjadi keluhan agar dapat langsung melaporkan dan datang ke Rumah tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung,” ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan, jika Seluruh kegiatan Pelayanan di Rutan Kelas I Bandar Lampung tidak ada dipungut biaya sepeserpun. Karutan telah berkomitmen dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) di Rumah Tahanan Negara kelas I Bandar lampung.

“Yang mana petugas rumah tahanan negara kelas I Bandar Lampung telah mendeklarasikan komitmen zero halinar (zero handphone, pungli dan narkoba),” ucapnya.

Karutan Iwan juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjalankan tugas sesuai Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang ada.

“Dan memberikan Hati dalam memberikan pelayanan kepada semua Warga Binaan Pemasyarakatan,” pungkasnya. (Team)

Respon (1)

  1. Bohong besar,, kami disini setiap minggu dimintai uang sama kprnya, belum lagi saat bertamu kami juga wajib bayar sama petugas jaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *