Lampung

PRL PKOR Way Halim Tidak Aman Handphone Milik Penunggu Stand Raib Digondol Pencuri

Avatar photo
493
×

PRL PKOR Way Halim Tidak Aman Handphone Milik Penunggu Stand Raib Digondol Pencuri

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung —Pencuri beraksi di lokasi acara Pekan Raya Lampung (PRL), PKOR, Way Halim, Bandar Lampung. Dua Handphone milik penunggu stand, raib dicuri, Selasa (28/05/2024).

Menurut korban, Handphone miliknya yang hilang dicuri bermerk iPhone, sedangkan milik rekannya bermerk Vivo.

 

“Setiap masuk waktu sholat subuh saya sengaja menyetel suara azan di handphone. Pada waktu subuh, saya masih terjaga dan mendengar suara dari Handphone saya yang sedang dicas. Itu sebabnya, perkiraan saya handphone itu dicuri pagi hari,” katanya.

 

Hal itu dibenarkan oleh rekannya yang juga menjadi korban pencurian. “Handphone saya merk Vivo yang sedang di cas juga hilang dicuri,” ujarnya.

 

Pagi itu (sekitar pukul 05:30 WIB), korban kertiduran. Pada saat terbangun (sekitar pukul 07.00 WIB) mereka melihat kedua Hp yang sedang dicas sudah tidak ada (hilang dicuri).

 

“Kejadian itu langsung kami laporkan ke petugas. Kanit Binmas langsung datang ke stand. Atas arahan beliau, kami pun melapor ke Polsek Sukarame,”imbuhnya.

 

Saat di temui, Kanit Reskrim Polsek Sukarame Ipda. Muazam mengatakan, pihak sudah menerima laporan tersebut.

 

“Kami akan melakukan upaya semaksimal mungkin,”ucapnya.

 

Sementara itu pihak penyelenggara, Sukaryadi, saat ditemui di pusat informasi mengatakan, terkait kehilangan didalam stand, itu tanggungjawab penyewa stand harusnya ada SatPam yang jaga standnya.

 

“Kita tidak ada penggantian barang yang hilang dicuri,”pungkasnya.

 

Terpisah Panitia PRL bernama, Adi menyampaikan tunggu saja proses dari Polsek.

 

“Kan, sudah diarahkan buat laporan ke Polsek,”ungkapnya.

 

Dari informasi yang dihimpun, meski sewa stand terbilang tidak murah mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 20 juta, tetapi fasilitas tenda stand yang disediakan, bila hujan, air merembes dan membasahi karpet didalam stand. Mirisnya, tidak hanya fasilitas, kini keamanannya juga dipertanyakan, terkait dugaan bukan hanya satu stand yang di satroni pencuri yang masih bebas berkeliaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *