Kalimantan BaratMelawi

Proyek Jalan PT KCI Belum Setahun Sudah Rusak Parah, Warga Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Kesal

Avatar photo
284
×

Proyek Jalan PT KCI Belum Setahun Sudah Rusak Parah, Warga Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Kesal

Sebarkan artikel ini

Proyek Jalan PT KCI Belum Setahun Sudah Rusak Parah, Warga Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Kesal 

Tintainformasi.com, Kalimantan Barat, Melawi— Div.Humas LPK-RI Kalbar Muhammad Najib Angkat Bicara mengenai Proyek Peningkatan Jalan di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalbar,Belum sampai satu tahun yang dj kerjakan,kondisinya Sudah mengalami kerusakan.

Mega proyek ini di laksanakan dengan nomor kontrak 12/PKS/HK 02.01/BB 20.6.2/2023.

Tanggal pelaksanaan 28 Juli 2023 nilai kontrak sebesar 22.318.437.000.00 (Dua Puluh Milyar Tiga Ratus Delapan Belas Juta Empat Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Rupiah),Yang di biayai dari sumber dana APBN Tahun Anggaran 2023.

Waktu pelaksanaan selama 154 hari masa waktu pemeliharaan selama 365 hari Penyedia Jasa PT KCI Kencanan Indah Konsultan Supervisi PT trijaya first engineering kso PT.karas sembada.

Warga Kecamatan Belimbing mengaku sangat kecewa dengan konstruksi jalan yang dibangun menggunakan Dana APBN pada 2023 itu tidak sesuai spek sehingga belum lama dipakai sudah berlubang dan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Yang kami sesalkan, kualitas jalan yang dibuat tidak kuat. Kalau dibandingkan dengan perusahaan yang lain membangun proyek jalan masih lebih kuat,” terang Div.Humas LPK-RI Kalbar, Muhammad Najib (Senin 14/6/2024).

Sementara M.Najib mengatakan, dari teknik pengerjaannya dibangun spot-spot,kondisinya tidak rata dan kontur jalannya sebagian seperti anak tangga.

Material menggunakan batu kerikil sungai pantai,bulatan,yang jelas ketebalan aspal sangat tipis Kondisi inilah yang menyebabkan kecelakaan terutama pada malam hari,ditambah lagi tidak adanya penerangan di sepanjang jalan tersebut.

“Kalau kita lihat dari kerusakan yang ada kemungkinan takaran campurannya yang tidak kuat atau tidak sesuai, Selain itu tebal tipisnya tidak seimbang,”ujar M.Najib.

Pihaknya juga meragukan tenaga tehnik di lapangan skillnya nya belum mampu menghadapi pekerjaan proyek puluhan milyar.

Selain itu pengawasan dari pihak konsultan saat pengerjaan dilakukan,Untuk itu sangat diharapkan setiap pekerjaan infrastruktur jalan penting bagi pengawas memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan sesuai spek.

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *