Bandar Lampung

Aneh, Pemprov Undang Forkopimda Silaturahmi dengan Arinal Djunaidi

Avatar photo
299
×

Aneh, Pemprov Undang Forkopimda Silaturahmi dengan Arinal Djunaidi

Sebarkan artikel ini
Aneh, Pemprov Undang Forkopimda Silaturahmi dengan Arinal Djunaidi

Tintainformasi.com, Bandar Lampung— Pemprov Lampung mengundang jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, lembaga vertikal, para rektor, dan pimpinan perbankan, serta beberapa pihak lain untuk mengadakan silaturahmi dengan Arinal Djunaidi beserta istri pada Senin (17/6/2024) besok malam di Taman Santap Rumah Kayu, Way Halim, Bandar Lampung.

Pada surat bernomor: 400.14.1.1/2649/09/2024 prihal Undangan, tertanggal 14 Juni 2024 yang ditandatangani Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung atas nama Plh Gubernur Lampung, Senen Mustakim, tersebut diuraikan: sehubungan akan dilaksanakannya acara silaturahmi Bapak Arinal Djunaidi dan Ibu Riana Sari, bersama ini diharapkan berkenan hadir pada hari Senin (17/6/2024) pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Taman Santap Rumah Kayu, berpakaian bebas rapih.

Berdasarkan empat lampiran surat undangan yang juga menegaskan bagi setiap kepala perangkat daerah mengikutsertakan ketua Dharma Wanita pada unit masing-masing itu, setidaknya ada 97 orang yang diundang dan diharapkan kehadirannya.

Siapa saja yang diundang Pemprov Lampung bersilaturahmi dengan Arinal Djunaidi dan istri? Ketua DPRD, Kapolda, Danrem 043/Gatam, Kepala Kejati, Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala BIN, Danlanal Lampung, Danlanud Pangeran M. Bunyamin, Danbrigif 4 Marinir Piabung, dan Kepala BNN, yang masing-masing beserta istri. Juga diundang para pimpinan DPRD Lampung.

Selanjutnya para bupati dan walikota se-Lampung juga beserta istri. Diundang pula Kepala BPK, Kepala OJK, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kepala BPKP, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Kakanwil Kemenkumham, Kakanwil BPN, Direktur PTPN VII, Direktur PT Pelindo, General Manager PT Bukit Asam, Direktur PT Bank Lampung, Direktur PT Lampung Jasa Utama, Direktur PT Wahana Raharja, Direktur PT Lampung Energi Berjaya, Executive GM Bandara Radin Inten II, Rektor Universitas Lampung, Rektor Itera, Rektor UIN Raden Intan, Kakanwil BRI, Dirut Bank Mandiri, dan Dirut BNI.

Sementara dari jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Lampung, yang diundang mulai dari sekdaprov, para kepala dinas, hingga kepala biro yang jumlahnya mencapai 49 orang.

Seorang kepala OPD yang dihubungi Minggu (16/6/2024) petang, mengaku telah menerima undangan tersebut. Hanya saja, terus terang ia menilai sesuatu yang aneh yang dilakukan Pemprov Lampung tersebut.

Mengapa? “Kapasitas pak Arinal sebagai apa, kok pemprov membuat surat resmi mengundang segitu banyak pejabat untuk silaturahmi dengan dia. Apalagi di dalam undangan hanya disebut nama, tidak ada kata mantan Gubernur Lampung atau apa. Yang bener itu ya pisah sambut dari beliau ke Plh Gubernur. Kalau ini acara apa. Silaturahmi ini maksudnya apa, dan anggaran yang dipakai bagaimana mempertanggungjawabkannya. Janganlah nambah-nambah masalah,” kata kepala OPD itu melalui telepon.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa kepala OPD lain dan semua mengaku aneh dengan undangan yang ditandatangani Asisten Administrasi Umum Setdaprov, Senen Mustakim, tersebut.

Saat disampaikan jika menurut sebuah sumber terpercaya kegiatan yang digagas Pemprov Lampung itu tidak menggunakan APBD, kepala OPD ini justru mempertanyakan.

“Jadi pakai dana siapa acara nanti itu? Kalau pakai uang pribadi pak Arinal, ya jangan pemprov dong yang mengundang. Kalau secara resmi dan ada bukti tertulis pemprov mengundang, artinya memakai dana APBD. Ini justru masalah baru lagi, bagaimana mungkin acara pemerintah dibiayai pribadi. Sebaliknya, acara pribadi dibiayai APBD juga kan tidak boleh,” urai dia.

Ia menyayangkan keteledoran Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung yang menandatangani undangan tersebut. Ia juga mempertanyakan apakah hal itu telah terkoordinasikan dengan Plh Gubernur, Fahrizal Darminto.

Kepala OPD ini mengaku, prinsipnya acara silaturahmi memang sangat postif. Namun jika mengatasnamakan Pemprov Lampung tentu ada tatalaksana ketentuan yang mesti diikuti.

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan belum didapat keterangan dari Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Senen Mustakim, mengenai kejelasan undangan silaturahmi dengan Arinal Djunaidi dan istri tersebut. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *