Karang anyarLampung Selatan

Kepala Desa Karang Anyar Gotong-royong Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak

Avatar photo
296
×

Kepala Desa Karang Anyar Gotong-royong Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini

Kepala Desa Karang Anyar Gotong-royong Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak

Tintainformasi.com, Karang anyar —Kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah, Sangat peduli dan perihatin melihat infrastruktur jalan yang di tempuh oleh masyarakat Desa Karang Anyar Kecamatan Selagai Lingga dan masyarakat Banyak yang menggunakan jalan penghubung dua Kecamatan, Antara Kecamatan Selagai Lingga dan Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah, bahkan jalan tersebut, jalan alternatif menuju Kota Bumi Kabupaten Lampung Utara dan ke Plaza Bandar Jaya.

Kepala desa Bpk Budi Atmono beserta beberapa warga pada sabtu 15-05-2024 melakukan gotong-royong dalam perbaikan jalan poros desa di dusun 5 yang mana jalan tersebut penghubung antar kecamatan, yakni Kecamatan Pubian dan Selagai Lingga ke Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah Wilayah Barat.

Dalam Hal ini, Kades Karang Anyar Bpk Budi Admono mengambil kebijakan untuk memperbaiki jalan dengan menimbun jalan menggunakan batu atau krokos agar masyarakat dan anak yang menuju sekolahnya masing-masing yang melalui jalan tersebut tidak terlalu membahayakan mereka sebagai pengguna jalan.

Budi Atmona ketika Konfirmasi oleh Wartawan kami mengatakan, mengajak perangkat desa bersama dengan masyarakat bergotong-royong untuk memperbaiki jalan menimbun jalan rusak yang berlubang.

Pada Gotong-royong tersebut, perangkat desa dan masyarakat antusias dan senang bekerja untuk menimbun jalan rusak, sehingga masyarakat ada yang membawa cangkul, palu dan lain sebagainya.

Tujuan perbaikan jalan tersebut kata Kepala Desa, “Bpk Budi Atmono, tak lain karena jalan tersebut merupakan jalan akses utama bagi masyarakat di dua Kecamatan, Antara Kecamatan Selagai Lingga dan Kecamatan Anak Ratu Aji yang beraktivitas. Terlebih anak-anak yang mau bersekolah, ”ungkap Bpk Budi Atmono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *