Jawa TimurSAMPANG

Akronim Populer Pilkada Sampang untuk Pasangan H.slamet Junaidi dan Ra Mahfud

Avatar photo
1201
×

Akronim Populer Pilkada Sampang untuk Pasangan H.slamet Junaidi dan Ra Mahfud

Sebarkan artikel ini
Akronim Populer Pilkada Sampang untuk Pasangan H.slamet Junaidi dan Ra Mahfud

Tintainformasi.com, Sampang— Ada ada saja hal menarik tentang sosok calon bupati Sampang H.slamet Junaidi untuk sekedar di bahas seputar isu yang muncul ataupun sekedar berkaitan dengan nya jelang Pilkada 2024 kabupaten Sampang.

Kali ini publik kembali dikejutkan oleh munculnya Flayer H.slamet Junaidi atau akrab disapa Aba IDI di beberapa platform media sosial baik IG, tiktok, Facebook, dan WhatsApp yang di pasangkan dengan sosok ulama muda karismatik Ra.Ahmad Mahfud sebagai wakil bupati yang akan mendampingi beliau.

Terlepas dari sosok calon pendamping yang paket nya sendiri muncul dari opsi masyarakat yang memasangkan keduanya sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Sampang 2024, Netizen sendiri fokus membahas Akronim atau singkatan nama kedua nya yang cukup bervariasi, dimana ada Flayer dengan nama JIMAD(H.slamet Junaidi dan KH Mahfud) ada juga Flayer berbeda dengan nama SALAM (H.slamet Junaidi dan KH. mahfud).

Salah satu cara pendukung adalah membuat singkatan nama pasangan yang unik. Selain untuk memikat perhatian khalayak umum, singkatan unik juga untuk memberi kesan dan mudah diingat oleh pendukung lain nya, Dari akronim terdapat dua singkatan nama yang menonjol yakni JIMAD dan SALAM, sekalipun secara umum memiliki arti yang sama sebagai gabungan nama dari keduanya()H.slamet Junaidi & KH Mahfud ) namun secara makna menurut masyarakat memiliki filosofi yang berbeda.

Akronim kata JIMAD misalnya menurut Muhlis mempunyai makna lebih kepada hal hal spiritual yang kuat, Jimat berasal dari bahasa Arab ‘Azimat yang berarti “keagungan”. Jimat menurut kearifan lokal Madura sendiri sering diartikan sesuatu yang dianggap melindungi dari kejahatan, bahaya, atau penyakit, sehingga bisa saja akronim kata JIMAD mengandung filosofi bahwa keberadaan kedua nya sebagai calon yang punya keagungan yang dapat melindungi masyarakat dan memberi rasa nyaman baik dari sisi pelayanan dan sisi kemajuan dikabupaten Sampang, ucap Muhlis.

Berbeda dengan Muhlis rekan semeja ngopi nya justru lebih tertarik pada akronim kata SALAM, Ryan menjabarkan bahwa  kata SALAM juga pada gabungan nama H.slamet Junaidi dan KH.mahfud menyimpan filosofi dan makna yang dalam, SALAM  ( Arab : سلام , salām ), terkadang dieja salaam , adalah kata Arab yang secara harfiah berarti ” perdamaian “.

Selain itu Salam merupakan lafal sapaan dalam Islam yang mengandung makna doa keselamatan dan kebaikan di dalamnya, SALAM, Sehingga bisa saja SALAM jika di interpretasikan pada akronim kata sebagai sapaan perkenalan pasangan calon pemimpin kabupaten Sampang yang akan memberikan kedamaian dan kebaikan.

Salam, disebut juga taslīm (تسليم) adalah gerakan terakhir dalam ibadah umat Islam sholat, sehingga bisa juga sosok keduanya meng aplikasikan bahwa memimpin Sampang sebagai Ibadah mengingat sosok yang disandingkan adalah seorang ulama muda karismatik yang akan memberikan ibadah pengabdian sampai akhir kepada masyarakat,ucap Muhlis.

Meski demikian hal ini sebatas obrolan ringan sambil ngopi ujar keduanya sambil tertawa kecil, jadi bisa saja tidak sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dari penulisan akronim atau singkatan nama yang sebenarnya, tutup keduanya mengambil kesimpulan yang sama.

Jadi terlepas dari perbedaan tafsir makna dari kedua jargon yakni SALAM dan JIMAD menurut kedua nya segala hal tentang pilkada 2024 Sampang memang seru untuk sekedar di perbincangkan terlebih lagi tentang sosok calon bupati H.slamet Junaidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *