Lampung Selatan

Wakili Provinsi Lampung Desa Bumidaya Kec. Palas Raih Peringkat 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi di Kancah Nasional

Avatar photo
138
×

Wakili Provinsi Lampung Desa Bumidaya Kec. Palas Raih Peringkat 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi di Kancah Nasional

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG SELATAN —

Desa Bumidaya di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan berhasil menyabet juara pertama Lomba Desa Tingkat Provinsi dan wakili Provinsi Lampung ke Tingkat Nasional akhir Juli Tahun 2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lampung Selatan, Erdiansyah mengatakan, Desa Bumidaya mulai berbenah guna mempersiapkan lebih matang lagi untuk pentas nasional.

Pemdes bahkan mengundang dewan juri provinsi untuk konsultasi, apa saja yang perlu ditingkatkan agar bisa berbicara banyak di level nasional.

“Hari ini Kadis PMD Provinsi Lampung DR.Zaidirina kunjung Desa Bumidaya , dan beliau nyatakan Lampung Selatan juara lomba desa provinsi dan wakili lampung maju ketingkat nasional akhir juli ini ,” terang Erdiansyah.

Kunjungan tersebut, lanjut Erdiansyah, untuk mengakumulasi hal-hal yang menjadi kekurangan yang dimiliki oleh Desa Bumidaya. Atas dasar tersebut, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan turun ke lapangan guna menggenapkan atau menyempurnakan kekurangan yang ada setelah ada saran dan bimbingan dari tim provinsi.

“Pada tahun ini, Provinsi Lampung melalui Desa Bumidaya akan tampil beda dari sisi potensi dan inovasi. Mulai dari keragaman budaya, perindustrian dan kuliner.Tak kalah menarik, inovasi desa dalam mengelola pemerintahannya berbasis online aplikasi dan inovasi lainnya,” pungkasnya.

Selain itu, tambah Erdiansyah, dengan dinobatkannya Desa Bumidaya sebagai juara dalam lomba desa tingkat Provinsi Lampung dan mewakili Lampung pada tingkat Nasional, hal ini sesuai harapan Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto agar Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di tingkat kecamatan maupun kabupaten dan juga para camat bisa memiliki satu desa binaan yang representatif untuk dilombakan di tahun yang akan datang.

“Sehingga nanti semua desa pada akhirnya akan mempunyai platform yang sama terkait dengan kondisi yang diharapkan oleh masyarakat,” katanya.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *