BERITALampung Selatan

Salurkan Bantuan Sembako, Anggota DPRD Hamdani dan Pemdes Kertosari Minta Warga Waspadai Banjir Susulan Tanjung Sari

145
×

Salurkan Bantuan Sembako, Anggota DPRD Hamdani dan Pemdes Kertosari Minta Warga Waspadai Banjir Susulan Tanjung Sari

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG SELATAN —
Anggota DPRD Lampung Selatan, Hamdani, bersama Pemerintah Desa Kertosari dan perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, menyalurkan bantuan ke warga yang terdampak banjir di dua dusun di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Seperti diketahui bersama, sebelumnya ada sekitar 50 rumah yang terendam banjir di Dusun I dan Dusun II Desa Kertosari, akibat jebolnya tanggul penangkis di Sungai Way Tulang Reng milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji – Sekampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kertosari, Risman Kholaini mengatakan, banjir disebabkan tanggul dari Balai Besar jebol sehingga air meluap ke rumah warga di dua dusun.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Setelah kejadian ini, kami siap siaga dan berharap pihak balai bisa segera menindaklanjutinya. Total ini ada 50 rumah warga yang terendam banjir,” kata Risman Kholaini

Setelah kejadian tersebut, pihak langsung gerak cepat mengevakuasi warga dan memberikan bantuan pangan, kepada para warga yang terdampak.

Baca juga:  Ketua PPWI Mukomuko Tegaskan Tidak Ada Musyawarah Internal Terkait Laporan Anggota ke Sekdes Bunga Tanjung

“Upaya kami sudah sampaikan ke warga untuk tetap waspada. Kami juga sudah membuat laporan ke Balai Besar dan Bupati Lampung Selatan, agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Risman Kholaini.

Sementara itu, anggota DPRD Lampung Selatan, Hamdani mengungkapkan, pihaknya juga langsung turun ke lokasi untuk membantu para warga, bahkan saat kejadian ia sudah turun bersama warga.

“Kami lakukan upaya penanganan cepat terhadap para warga, agar bisa segera tertangani. Tadi posisi kejadian saat sahur dan warga sudah sigap dan mampu beradaptasi cepat,” ungkap Hamdani.

Menurutnya, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi di Desa Kertosari. Beberapa tahun sebelumnya, tanggul tersebut pernah jebol dan merendam puluhan rumah warga.

“Meski demikian, kami himbau ke warga untuk tetap waspada, karena memang posisi bendungan masih jebol belum diperbaiki,” ujar Hamdani.

Dengan kesigapan dan aksi cepat tanggap yang dilakukan para warga, sehingga tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang banyak. (Rs)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *