BERITAJakarta

PERDISKI Persiapkan Munas II, Wapres Gibran Beri Dukungan

55
×

PERDISKI Persiapkan Munas II, Wapres Gibran Beri Dukungan

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) melaksanakan audiensi strategis tingkat tinggi dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Sabtu (30-05-2026).

Pertemuan ini merupakan langkah koordinasi intensif dalam mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) II PERDISKI yang akan diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Secara resmi, PERDISKI juga menyampaikan undangan agar Wakil Presiden berkenan hadir membuka agenda nasional tersebut.

Dalam dialog yang sarat makna dan penuh kehangatan tersebut, Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Munas II PERDISKI.

Beliau menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional, khususnya Pendidikan Agama Kristen sebagai pilar fundamental dalam pembentukan karakter, etika kasih, moralitas, dan kecerdasan spiritual generasi muda Indonesia yang berbasis kebangsaan.

Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran Pendidikan Agama Kristen sebagai instrumen strategis dalam membangun toleransi beragama, kohesi sosial, dan keadilan pendidikan di tengah kemajemukan bangsa.

Baca juga:  Inilah Instansi Paling Korup di RI Sungguh Memalukan !

Ketua Umum PERDISKI Yusak, S.Th., menyampaikan aspirasi organisasi dengan menekankan urgensi keberadaan PERDISKI sebagai motor penggerak profesi pendidik Kristen di era disrupsi dan kompleksitas tantangan kontemporer.

“Kehadiran PERDISKI di tingkat nasional harus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan substantif bagi para guru Pendidikan Agama Kristen. Efektivitas penanaman nilai-nilai keagamaan yang berkelanjutan sangat berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan, kesehatan mental, dan ketenangan psikologis pendidik dalam mentransfer pengetahuan dan karakter kepada peserta didik,” tegas Yusak.

Sementara itu, Riovold Yulianto, S.Pd.K., selaku Ketua Panitia Pelaksana Munas II PERDISKI, memaparkan kesiapan teknis dan operasional penyelenggaraan Munas di Surabaya. Ia juga menyoroti isu krusial terkait keamanan dan kebebasan beragama.

Riovold menyinggung insiden perusakan rumah doa umat Kristen di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, yang menyebabkan trauma kolektif dan luka fisik bagi dua anak.

Kejadian ini berawal ketika tidak tersedianya guru pendidikan agama Kristen di satuan pendidikan. Dimana para siswa akhirnya memilih untuk melakukan pendidikan agama di gereja, namun hal ini justru menimbulkan tindakan intoleransi di daerah padang itu sendiri.

Baca juga:  Pembangunan RTLH TMMD Berlanjut di Tahap Pemasangan Pondasi dan Dinding Bata

“Insiden intoleransi semacam ini tidak hanya merusak iklim psikososial komunitas pendidikan, tetapi juga menghambat proses pembentukan karakter yang diharapkan. Melalui Munas II, kami berharap negara hadir lebih kuat dalam menjamin perlindungan hak beragama serta membuka formasi ketersediaan Guru Pendidikan Agama Kristen di Satuan Pendidikan,” ujarnya.

Dalam rangka memperkuat perlindungan hukum anggota, PERDISKI secara resmi membentuk Tim Kuasa Hukum organisasi.

Advokat Saddan Sitorus, S.H., menjelaskan bahwa tim ini hadir sebagai respons sistemik terhadap maraknya diskriminasi, intimidasi, dan ketidakpastian hukum yang dialami para guru di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil.

“Guru tidak boleh berjuang sendirian saat menghadapi tekanan hukum dalam menjalankan tugas mulia profesinya. Tim Kuasa Hukum PERDISKI siap memberikan pendampingan litigasi maupun non-litigasi yang profesional dan terstruktur,” tegas Saddan.

Tim hukum PERDISKI turut diperkuat oleh Tiarma Simanjuntak, S.H., dan Ferdinand Saragih, S.H. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh para tokoh pengurus pusat PERDISKI lainnya, antara lain Bapak Aprilendy Sebastian, Bapak Efraym Zefanya, dan Bapak Bryan.

Baca juga:  Masjid Darussalam Cibubur Cikal Pusat Peradaban Islam Modern.

Hasil audiensi menyepakati perlunya sinergi berkelanjutan antara PERDISKI dengan kementerian terkait untuk menyelesaikan isu struktural seperti minimnya rasio guru Agama Kristen, mekanisme perlindungan profesi, dan peningkatan kesejahteraan pendidik yang layak.

Dukungan tegas dari Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum bersejarah dan energi baru bagi seluruh pendidik Kristen Indonesia menjelang suksesnya Munas II PERDISKI di Surabaya. (TS/Meg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *