BERITALampung Tengah

939 KPM di Sridadi Lampung Tengah Terima Bantuan Pangan: 20 Kg Beras 4 Liter Minyak

26
×

939 KPM di Sridadi Lampung Tengah Terima Bantuan Pangan: 20 Kg Beras 4 Liter Minyak

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung Tengah – Warga Kampung Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, bernapas lega. Bantuan Pangan atau “Bapang” dari pemerintah pusat melalui Bulog Provinsi Lampung resmi turun dan mulai disalurkan ke 939 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM di kampung tersebut.

Setiap KPM mendapat paket komplit: 2 karung beras @10 kg = 20 kg dan minyak goreng 4 liter. Artinya total bantuan yang masuk ke Sridadi mencapai 18.780 kg beras atau 18,78 ton, ditambah 3.756 liter minyak goreng.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Penyaluran dipusatkan di Balai Kampung Sridadi dan dikawal ketat oleh perangkat kampung bersama perangkat kampung dan Satlinmas setempat agar berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Bantuan Turun Tepat Waktu, Jelang Musim Kemarau

Kepala Kampung Sridadi, Suroso Adi Saputro, mengatakan kedatangan bantuan ini sangat pas dengan kondisi warga. Menjelang musim kemarau, kebutuhan pokok biasanya naik dan stok pangan rumah tangga menipis.

“Bantuan dari pemerintah pusat melalui Bulog Provinsi Lampung ini sangat membantu warga Sridadi, apalagi sekarang kita sudah mau masuk musim kemarau. Biasanya harga beras dan minyak mulai naik. Dengan adanya 20 kg beras dan 4 liter minyak per KPM, beban warga jadi ringan,” ujar Kakam Suroso Adi Saputro saat ikut penyaluran.

Baca juga:  Polres Tanggamus Amankan Kakon Atar Lebar, Korupsi Dana Desa Rp1,03 Miliar

Ia menegaskan seluruh 939 KPM sudah terverifikasi datanya. “Tidak ada yang double, tidak ada yang terlewat. Prinsip kami: yang berhak harus dapat utuh. 20 kg beras dan 4 liter minyak, tanpa potongan sepeser pun,” tegasnya.

Antre Tertib, Warga Bersyukur

Sejak kemarin siang Sabtu 30/5/2026 hingga malam dilanjutkan pagi Minggu 31/5/2026 warga penerima manfaat sudah memadati Balai Kampung Sridadi. Mereka membawa KTP dan undangan untuk proses verifikasi. Dengan bantuan petugas, antrean dibagi per RT sehingga tidak terjadi penumpukan.

Ibu Warni, 42 tahun, salah satu KPM, mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah dapat 20 kg beras sama minyak 4 liter. Kalau beli sendiri berat. Harga lagi tinggi-tingginya. Terima kasih ke Pak Kakam Suroso Adi Saputro dan pemerintah pusat yang masih peduli sama kita,” ucapnya sambil memanggul beras.

Warga lain, menambahkan paket 4 liter minyak goreng itu yang paling ia tunggu. “Beras 20 kg bisa untuk sebulan. Minyak 4 liter juga awet. Ini bener-bener nolong banget menjelang kemarau nanti,” katanya.

Baca juga:  Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Hadiri Acara Road Show Bus KPK RI

Bulog Lampung: Jaga Stabilitas Harga & Ketahanan Pangan

Bantuan Pangan Beras dan minyak goreng merupakan program pemerintah pusat untuk meredam inflasi pangan dan menjaga ketahanan pangan keluarga miskin/rentan. Di Lampung, Bulog Provinsi Lampung ditunjuk sebagai operator penyaluran ke seluruh kabupaten/kota.

Untuk Kampung Sridadi, 939 KPM berarti hampir 60% KK di kampung tersebut menerima manfaat. Dengan total 18,78 ton beras + 3.756 liter minyak, daya beli masyarakat bisa terjaga selama 1-2 bulan ke depan

Sinergi Kunci Sukses Distribusi

Kakam Suroso Adi Saputro mengapresiasi kerja sama semua pihak. “Saya ucapkan terima kasih ke Bulog Provinsi Lampung yang menyalurkan amanah negara ini. Terima kasih juga ke kepala dusun, perangkat kampung RT/RW, dan Linmas Sridadi yang dari pagi bantu atur warga. Karena kompak, 939 KPM bisa dilayani cepat dan rapi,” ujarnya.

Ia berharap program Bapang terus berlanjut. “Doa kami, harga pangan stabil. Tapi kalau ada bantuan lagi, warga Sridadi siap menerima dengan tertib. Ini bentuk nyata negara hadir untuk rakyat kecil,” pungkasnya.

Baca juga:  Jalin Silaturahmi, PWRI Lampung Selatan Audiensi Bersama Bupati Radityo Egi

Dengan penyaluran 20 kg beras dan 4 liter minyak per KPM yang rapi dan akuntabel ini, Kampung Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampung yang tertib dalam mengelola bantuan pemerintah.

Pewarta : Azhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *