BERITALampung TimurPEMERINTAHANPEMPROV LAMPUNG

Gubernur Lampung Tinjau Keberhasilan Pupuk Hayati Cair di Lampung Timur

54
×

Gubernur Lampung Tinjau Keberhasilan Pupuk Hayati Cair di Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Tinjau Keberhasilan Pupuk Hayati Cair di Lampung Timur

TINTAINFORMASI, LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan kunjungan kerja ke Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Senin (6/7/2026), untuk meninjau langsung penerapan Pupuk Hayati Cair (PHC) yang kini mulai dimanfaatkan para petani setempat. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor pertanian melalui penerapan teknologi berbasis mikroba guna meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan biaya budidaya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berdialog dengan para petani dan pengurus kelompok tani untuk mendengarkan secara langsung perkembangan penggunaan PHC di lapangan. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tebing, Yakup, menyampaikan bahwa hasil uji coba penggunaan PHC pada sejumlah komoditas pertanian menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menurut Yakup, penerapan PHC pada tanaman singkong mampu menghasilkan umbi yang lebih besar serta memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang tidak menggunakan pupuk tersebut. Selain singkong, tanaman kelapa sawit juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih optimal setelah mendapatkan perlakuan menggunakan PHC.

Baca juga:  56 Pejabat Dilantik dan Diambil Sumpah, Sekda Supriyanto Ingatkan Jabatan yang di emban bukan Hadiah Tapi Amanah

“Kami sudah membuktikan sendiri manfaatnya. Singkong yang menggunakan PHC menghasilkan umbi lebih besar, sementara tanaman sawit juga tumbuh lebih baik. Ini menjadi bukti bahwa PHC benar-benar membantu meningkatkan hasil pertanian,” ujar Yakup.

Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 18 kelompok tani di Desa Tebing telah menyatakan kesiapan untuk memanfaatkan PHC dalam kegiatan budidaya mereka. Meski demikian, ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan agar distribusi dan pemanfaatan pupuk hayati tersebut dapat menjangkau lebih banyak petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas bantuan PHC yang telah diberikan. Harapan kami, program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak petani yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Tebing, Ismail, mengaku bangga atas kunjungan langsung Gubernur Lampung ke wilayahnya. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Provinsi Lampung tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kemajuan sektor pertanian di pedesaan.

Ia mengatakan, pemerintah desa siap mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk memastikan penyaluran PHC kepada seluruh kelompok tani yang ada di Desa Tebing agar pemanfaatannya berjalan optimal.

Baca juga:  Terungkap, Praktik Titip Tanam Tumbuh di Persidangan Kasus Bendungan Margatiga 

“Kehadiran Pak Gubernur merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Desa Tebing. Kami siap mendistribusikan PHC kepada 18 kelompok tani agar produktivitas pertanian semakin meningkat dan hasil panen petani menjadi lebih baik,” kata Ismail.

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Pupuk Hayati Cair merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian. Menurutnya, para petani saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga komoditas hingga produktivitas lahan yang belum maksimal.

Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil panen melalui pemanfaatan teknologi pertanian.

“Harga padi, jagung maupun singkong sering mengalami fluktuasi. Oleh sebab itu pemerintah harus hadir agar biaya produksi petani bisa lebih efisien dan hasil panen meningkat. Melalui PHC kami ingin kualitas hasil pertanian semakin baik sehingga pendapatan petani juga ikut meningkat,” ujar Mirza.

Ia menambahkan, peningkatan kesejahteraan petani akan memberikan dampak yang luas terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, ketika pendapatan petani meningkat, maka kualitas pendidikan anak-anak, ketahanan pangan keluarga, hingga kualitas sumber daya manusia juga akan ikut mengalami kemajuan.

Baca juga:  Bupati Dawam Rahardjo Serahkan Kasus Bang Jago Camat Bumi Agung Ke APH

“Kalau petani sejahtera, anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, kebutuhan keluarga terpenuhi, dan masyarakat menjadi lebih maju. Itulah tujuan utama dari program ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong pembangunan Lampung yang lebih kuat,” tegasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™