Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahLampung SelatanPEMERINTAHAN

Satgas Lampung Selatan Evaluasi Standar Operasional SPPG Makan Bergizi Gratis

53
×

Satgas Lampung Selatan Evaluasi Standar Operasional SPPG Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

TINTA INFORMASI, Lampung – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketapang 2 yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tata kelola operasional, keamanan pangan, serta kualitas pelayanan SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Monitoring dipimpin langsung oleh Satgas Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, didampingi Koordinator Wilayah SPPG Lampung Selatan, Koordinator Kecamatan SPPG Ketapang, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Koramil Penengahan yang diwakili Kapten Darwin Lubis, perwakilan Polres Lampung Selatan, Camat Ketapang Sri Mahendra Kusuma Dewi, Sekretaris Kecamatan Ketapang, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek pengelolaan SPPG. Pemeriksaan meliputi sistem pengelolaan sampah, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kelengkapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga aspek kebersihan dan keamanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis.

Baca juga:  Herman Ismail Minta Polres OKI Tangkap dan Penjarakan Oknum Parkir Liar di Pasar Shopping Kayuagung.

Eka Riantinawati mengatakan, monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan untuk mengukur kinerja SPPG sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat penerima.

“Tujuan monitoring dan evaluasi ini adalah untuk melihat sejauh mana kinerja SPPG. Karena itu yang kami nilai adalah pengelolaan SPPG melalui asesmen yang melibatkan seluruh unsur Satgas secara teknis. Selain itu, kami juga melihat bagaimana respons masyarakat penerima manfaat, baik dari lembaga sekolah maupun kelompok penerima lainnya,” ujar Eka.

Menurutnya, hasil asesmen akan menjadi bahan evaluasi terhadap capaian kinerja masing-masing SPPG sekaligus menjadi dasar untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.

ADVERTISEMENT

“Ketika ditemukan beberapa kekurangan atau hal-hal yang harus diperbaiki dalam tata kelola, maka SPPG harus segera melakukan percepatan untuk melengkapi berbagai rekomendasi yang diberikan Satgas Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan. Langkah ini penting agar kualitas pelayanan terus meningkat,” jelasnya.

Eka menegaskan, perbaikan tata kelola harus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh SPPG di Kabupaten Lampung Selatan mampu menjalankan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kebersihan, keamanan pangan, maupun pengelolaan lingkungan.

Baca juga:  Ferry Ambil Langkah Tegas, 5 Akun TikTok Diadukan ke Polisi

“Harapan kami, tata kelola SPPG di Kabupaten Lampung Selatan dari hari ke hari semakin baik hingga mencapai zero masalah. Ini juga menjadi tanggung jawab bersama untuk mengawal dan menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan, Iskandar, menyoroti kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang selama ini menjadi perhatian masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil peninjauan, IPAL di SPPG Ketapang 2 dinilai telah memenuhi sekitar 75 persen dari standar yang diharapkan, namun masih memerlukan beberapa penyempurnaan.

Menurut Iskandar, salah satu hal yang perlu segera dilakukan adalah penambahan dan penyempurnaan fasilitas IPAL agar tidak berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Satgas MBG Kabupaten Lampung Selatan berharap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut terus meningkatkan kualitas tata kelola, memenuhi seluruh standar operasional, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, tepat sasaran, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, khususnya para peserta didik. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™