Saat itu juga awak media menemui Budiono kepala Desa Adi Luhur di kediamannya , menurut keterangannya ” Bangunan Tribun penonton Benar di bangun tahun 2019 oleh kepala Desa sebelumnya, terkait keretakan iya memang seperti itu keadaannya, saya selaku kepala Desa yang baru enam bulan menjabat kedepanya tetap berupaya untuk membenahi tribun penonton tersebut,dan sangat saya sayangkan bangunan yang menelan puluhan juta Rupiah dalam kurun waktu 3,5 tahun sudah pada retak , selaku kepala Desa saya Berharap pihak terkait untuk mengevaluasi bangunan bangunan yang ada di Desa Adi Luhur , himbauan saya kepada masyarakat untuk berhati hati dan waspada bila menempati Tribun tersebut . Karna dampak keretakan dapat membahayakan masyarakatnya”, ucapnya.
Baca juga: Manejemen RSUDAM Lampung Sampaikan Rekanan Telah Penuhi Kewajiban Terkait LHP BPK RI 2021
Di tempat terpisah salah satu pemuda Desa Adi Luhur yang namanya engan di publikasikan, “Benar pak kalau Tribun penonton itu udah pada Retak saya selaku pemuda desa sangat menyayangkan bangunan Tribun penonton yang baru beberapa tahun sudah pada retak, dapat membahayakan penguna tribun saat ada acara di lapangan bola Desa Adi Luhur,. Saya selaku pemuda berharap kepada pihak terkait untuk efaluasi bangunan yang ada di Desa Adi Luhur , jangan hanya bisa membangun cuma mutunya ngak ada ,sama sekali , kesannya hanya menghambur haburkan uang rakyat , ” Ungkapnya.(Gusmanto)

