BERITALampung Selatan

Jelang Setahun Kepemimpinan Saleh–Agus, Pemkab Tanggamus Paparkan Capaian Pembangunan

85

Tintainformasi.com, Tanggamus – Menjelang genap satu tahun kepemimpinan Bupati Moh. Saleh Asnawi dan Wakil Bupati Agus Suranto, Pemerintah Kabupaten Tanggamus memaparkan sejumlah capaian strategis di berbagai sektor pembangunan sepanjang 2025. Rabu, (11/2/2026).

Pemkab menegaskan arah kebijakan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanggamus pada 2025 tercatat sebesar 71,36, meningkat dari 70,54 pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,10 persen, turun dari 10,58 persen. Sementara itu, Indeks Gini membaik ke angka 0,222, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terkendali di 3,44 persen.

Di sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Tanggamus berada di kisaran 4,52 persen, dengan realisasi investasi mencapai Rp1,93 triliun.

Dari sisi fiskal, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 meningkat signifikan dibanding 2024, yakni mencapai Rp119,4 miliar.

Kabupaten Tanggamus juga berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, setelah sebelumnya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Layanan

Pemkab Tanggamus memperkuat reformasi birokrasi melalui digitalisasi, di antaranya penerapan Absensi Fingerprint Online Terintegrasi guna meningkatkan disiplin ASN, transparansi, serta efisiensi tata kelola pemerintahan.

Selain itu, penerapan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dinilai mempercepat proses perizinan, khususnya bagi pelaku UMKM.

Dalam pelayanan publik, Tanggamus meraih predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Dalam Negeri untuk sektor layanan RSUD Batin Mangunan dan administrasi kependudukan.

Pendidikan dan Kesehatan Menguat

Di sektor pendidikan, Pemkab merehabilitasi dan membangun ruang kelas pada 23 unit sekolah melalui APBD, serta 60 unit sekolah melalui program revitalisasi Kemendikdasmen RI.

Sementara itu, usia harapan hidup masyarakat Tanggamus mencapai 75 tahun dan terus meningkat. Perbaikan akses layanan kesehatan dan pemenuhan gizi disebut turut mendorong penurunan angka stunting.

Infrastruktur dan Lingkungan

Sepanjang 2025, pembangunan dan peningkatan jalan dilakukan di berbagai titik, termasuk perbaikan jembatan dan drainase. Pemkab juga menambah jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga kecamatan.

Pengelolaan sampah turut diperkuat dengan penanganan timbulan sampah sebesar 373,71 ton per hari, termasuk perbaikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalimiring.

Dukung Program Nasional

Dengan jumlah penduduk 662.542 jiwa, termasuk sekitar 68 ribu keluarga miskin yang terus ditangani melalui berbagai program sosial, Pemkab Tanggamus menegaskan komitmennya menjaga pembangunan tetap inklusif.

Dukungan terhadap program nasional juga ditunjukkan melalui pembangunan KDMP Merah Putih yang telah terportal di 81 pekon, serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui 57 SPPG, dengan 37 unit telah beroperasi melayani sekitar 101 ribu jiwa.

Dalam pengendalian inflasi, Tanggamus mencatat rerata IPH year on year sebesar 1,1 persen, menempatkannya dalam 24 besar nasional serta terbaik di tingkat kabupaten di Provinsi Lampung.

Pemkab menegaskan, sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pembangunan di tahun-tahun berikutnya. (HD)

Exit mobile version