BERITALampung Tengah

Dukung Koperasi Merah Putih, Warga Padang Ratu Hibahkan Tanah

48

Tintainformasi.com, Padang Ratu, Lampung TengahSemangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Kampung Padang Ratu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah. Dua warga secara sukarela menghibahkan tanah seluas total 850,5 meter persegi untuk mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih.

Penyerahan hibah tanah tersebut sudah dituangkan dalam surat penyerahan hibah dan dilaksanakan secara resmi dengan disaksikan langsung oleh Camat Padang Ratu, Awet Agung rifai S.H. Kehadiran camat sekaligus memperkuat legalitas proses hibah sebelum diajukan ke BPN untuk sertifikasi atas nama koperasi.

Kepala Kampung Padang Ratu, Heri Yantolis, mengatakan hibah tanah ini merupakan bentuk nyata dukungan warga agar Koperasi Merah Putih bisa segera memiliki kantor dan unit usaha tetap. “Ini murni inisiatif dari masyarakat. Tujuannya supaya koperasi kita punya aset, bisa jalan, dan manfaatnya kembali ke warga,” ujarnya, Selasa 21/4/2026.

Ketua BPK Kampung Padang Ratu, M Toha, menjelaskan bahwa tanah yang dihibahkan berasal dari dua warga, yakni Paidi seluas 220,5 m² dan Jumadi seluas 630 m². Proses hibah dilakukan secara terbuka melalui musyawarah kampung. “Dengan sudah ada surat hibah dan disaksikan Pak Camat, tahap selanjutnya kita urus sertifikat ke BPN biar sah milik Koperasi Merah Putih,” tegasnya.

Tanah hibah seluas 850,5 m² tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan kantor Koperasi Merah Putih serta unit usaha seperti toko kampung dan gudang hasil pertanian. Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan program prioritas nasional 2025–2026 yang mendorong satu kampung satu koperasi produktif.

“Kami ikhlas menghibahkan tanah ini untuk mendukung penuh program pemerintah biar koperasi cepat berjalan. Harapan kami sebagai warga dengan adanya koprasi ini nanti bisa mempermudah kami menjual hasil panen kami dan mempermudah kami mendapat kan kebutuhan yang kami butuh kan, tidak seperti saat ini kami harus menjual hasil panen terkadang keluar kampung begitu juga hal kebutuhan harus mencari keluar juga.”kata Paidi salah satu pemberi hibah.(Edi.s/Tim)

Exit mobile version