BERITALampung Tengah

Bangun Rumah Mbah Dawam, Binti : Gak Tega Saya Liat Beliau

97

Tintainformasi.com, Lampung Tengah — Hidup sebatangkara dan menumpang di rumah warga, Mbah Dawam akhirnya dapat bernapas lega mendapat bantuan rumah layak huni, Senin 11 Mei 2026.

Hati siapa yang tidak terenyuh, melihat kondisi Mbah Dawam yang telah berusia 70 tahun lebih, yang tinggal di gubuk reot kurang lebih berukuran 2×2 meter.

Kondisi ini sampai juga ke telinga seorang wanita bernama Binti Luthfiyah, yang saat ini menjadi wakil rakyat di DPRD Lampung Tengah, dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang turun langsung melihat mbah Dawam.

“Sebenarnya mbah Dawam ini orang dari pulau jawa, datang ke kampung Sendang Ayu pada tahun 2014, Tidak memiliki sanak saudara, tapi beruntung ada salah satu warga yang berhati mulia memperbolehkan tinggal di kediamannya,”jelasnya.

Karena keterbatasannya juga semenjak tinggal di Lampung belum memiliki Kartu Keluarga (KK) dan KTP Akhirnya Binti berinisiatif berkoodinasi dengan pihak Dinas Dukcapil dan saat ini sudah terealisai.

“Melihat kondisi mbah Dawam hati saya tergerak mas, untuk dibangunkan secara mandiri menggunakan dana pribadi mudah-mudahan ini bisa membawa kebermanfaatan, Dan hari kemarin juga saya berupaya mengusulkan ke pemerintah daerah melalui dinas terkait, tapi anggaran bedah rumah sudah tidak ada,”ucap Binti.

Kisah pembangunan rumah layak huni Mbah Dawam.

Kenapa sampai berinisiatif untuk membangun, menurut Binti, dirinya melihat langsung dan kondisi seperti apa kehidupan mbah Dawam.

“Siapa tidak terenyuh mas, tinggal hanya di gubuk ukuran 2×2 yang sangat memprihatinkan dan itu dindingnya juga terbuat dari anyaman bambu dan bolong-bolong kalau malam dingin dan ya muncul lah rasa kemanusiaan kita, tidak bisa membayangkan ketika orang tua kita berada di posisi itu tentunya tidak tega sekali,”pungkasnya.

Selanjutnya Binti mengajak warga untuk berkontribusi dalam membangun rumah mbah Dawam, “Bang ini kan tanahnya masih punya orang tuh, kita kemarin konsepnya adalah gotong royong beliau memang tidak punya apa-apa. tanah bangunan ini bahkan dihibahkan oleh warga setempat yang di samping rumahnya ukuran 4 x 3 kemudian saya yang menyuplai materialnya seluruh kebutuhannya dan masyarakat lingkungan mereka bergotong-royong tenaganya untuk bisa membuatkan rumah mbah Dawam yang sampai saat ini sudah berjalan 40 persen,”jelasnya.

Binti juga mengajak, sejauh ini kalau ada pihak-pihak lain yang mau mencoba ikut berkontribusi bisa langsung datang ke kediaman mbah Dawam,” ya tidak lewat saya boleh, kalau siapapun bisa langsung aja ke sana untuk ikut membantu memberikan uluran tangan,”imbuhnya.

Pembangunan rumah mbah Dawam saat ini masih berlanjut yang dikerjakan oleh warga sekitar dengan cara bergotong-royong dan dibantu oleh satu tukang ahli di bidang bangunan.

“Alhamdulillah atas bantuan bu Binti rumah untuk mbah Dawam bisa dibangun, proses pengerjaan sudah berjalan 3 hari ini mas saya dibantu beberapa warga yang turut berempati melihat mbah Dawam,”bebernya.

Datang Ke Lampung Mbah Dawam seorang diri.

Pada tahun 2014 mbah Dawam datang dan tinggal bersama Katni warga Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu, yang sampai saat ini masih merawat beliau. Namun sayang pada tahun 2020 mengalami sakit kelumpuhan pada kaki dan tidak bisa beraktifitas sampai saat ini.

“Mbah Dawam ini kan gak bisa beraktifitas layaknya kita mas, sedangkan rumah kami mas bisa lihat seperti ini, sedangkan kami hanya buruh serabutan yang berpenghasilan tidak menentu, sampai saat ini tidak ada satu pun dari pihak mbah Dawam yang menengoknya,”kata Katni.

Sebenarnya, Jelas Katni, Mbah Dawam tidak ada gubungan saudara, karena kemanusian Katni dan keluarga sampai saat ini tetap merawatnya.

“Kalau untuk makan minum mbah Dawam, apa yang saya makan itu yang dia makan,”ujarnya.

Dengan dibangunkan mbah Dawam oleh Binti Luthfiyah, Mewakili mbah Dawam, Katni mengucapkan terima kasih karena telah berbaik hati memberikan uluran tangan membangun rumah layak huni.

“Terima kasih banyak kepada bu Dewan Binti Luthfiyah, sudah membantu mbah Dawam semoga Tuhan membalas kebaikan dan memberikan rejeki melimpah,”tutupnya. (Red.lamteng)

Exit mobile version