BERITALampung TengahTNI

Jumat Berkah yang Mengiris Hati: Babinsa Sambangi Arsyad, Bocah 8 Tahun Lumpuh Otak di Kecamatan Kalirejo

18

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH – Langit Jumat, 8 Mei 2026, terasa berbeda di Dusun 3 Kampung Sriway Langsep, Kalirejo. Langkah Serka M Royani, anggota Koramil 411-15/Kalirejo, terhenti di sebuah rumah sederhana.

Di dalam, terbaring Arsyad, bocah 8 tahun yang tak bisa berlari seperti teman sebayanya. Tubuh kecilnya terkungkung cerebral palsy, spastic global delay, dan distonia – kelumpuhan otak yang merampas masa kecilnya.

Anjangsana Jumat Berkah kali ini bukan sekadar bagi sembako. Tatapan mata Arsyad yang bening, menyambut seragam loreng yang datang, seolah bertanya: “Kapan aku bisa jalan, Pak Tentara?”

Serka Royani menggenggam tangan kecil itu. Tak ada kata, hanya doa yang menggantung di udara pengap. Di sudut rumah, ibu Arsyad menyeka air mata diam-diam. Beban merawat anak berkebutuhan khusus selama 8 tahun bukan perkara ringan.

“Ini tugas kemanusiaan kami,” ucap Serka Royani lirih. “Jumat Berkah harus sampai ke mereka yang paling membutuhkan sentuhan.”

Kegiatan berjalan aman. Tapi ada yang tak aman: hati yang melihat langsung betapa rapuhnya hidup seorang anak, dan betapa kuatnya cinta seorang ibu.

Arsyad mungkin tak bisa bicara. Tapi Jumat ini, kehadiran TNI bicara lebih lantang dari kata-kata: kalian tidak sendirian.

Pewarta: Azhari

Exit mobile version