BERITALampung Tengah

Kepala Kampung Sendang Asri Kritik Lampu Jalan Mati, Dede Pertanyakan Pajak Penerangan Warga

68
×

Kepala Kampung Sendang Asri Kritik Lampu Jalan Mati, Dede Pertanyakan Pajak Penerangan Warga

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, SENDANG AGUNG – Kepala Kampung Sendang Asri, Kecamatan Sendang Agung, Dede, melontarkan kritik keras terkait banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati di wilayahnya. Ia menilai persoalan tersebut terkesan saling lempar tanggung jawab antara pihak PLN dan pemerintah daerah melalui pengelola PJU Kabupaten Lampung Tengah.


Menurut Dede, kondisi lampu jalan yang tidak berfungsi sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu aktivitas warga pada malam hari serta membahayakan pengguna jalan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT


“Kami mempertanyakan ke mana uang pajak penerangan jalan yang selama ini dibayar masyarakat. Kalau lampu jalan banyak mati seperti ini, masyarakat tentu kecewa,” ujar Dede saat dimintai keterangan, Rabu.


Dede mengaku dirinya telah melakukan konfirmasi langsung kepada pihak PLN Unit Kalirejo terkait kondisi tersebut. Namun, dari hasil komunikasi itu, pihak PLN menyampaikan bahwa persoalan lampu jalan merupakan kewenangan pemerintah daerah atau pengelola PJU di Kabupaten Lampung Tengah.


“Saya sudah konfirmasi ke PLN Unit Kalirejo. Keterangan dari PLN, itu urusan pemerintah daerah atau pihak PJU Lampung Tengah,” katanya.

Baca juga:  Sertijab di Polres OKI Berlangsung Khidmat, Ini Pesan AKBP Eko Rubiyanto


Ia berharap ada kejelasan dan langkah nyata dari pihak terkait agar persoalan penerangan jalan tidak terus berlarut-larut. Menurutnya, keberadaan lampu jalan sangat penting untuk keselamatan masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi warga di malam hari.


Dede juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak saling melempar tanggung jawab, melainkan segera duduk bersama mencari solusi atas persoalan tersebut.


“Jangan sampai masyarakat jadi korban karena pelayanan yang tidak maksimal. Lampu jalan ini kebutuhan masyarakat,” tegasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola PJU Kabupaten Lampung Tengah terkait keluhan tersebut.(Edi s)

[yt_playlist]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *