BERITALampungTanggamus

Pemkab Tanggamus Sambut Tim PT SMI, Ajukan Pinjaman Rp65 Miliar untuk Bangun 13 Jalan dan 2 Jembatan

24
×

Pemkab Tanggamus Sambut Tim PT SMI, Ajukan Pinjaman Rp65 Miliar untuk Bangun 13 Jalan dan 2 Jembatan

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Tanggamus — Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut kedatangan tim dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus, Senin sore, 18 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal verifikasi teknis pengajuan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Tanggamus.

Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, didampingi jajaran asisten dan kepala OPD. Dalam sambutannya, Agus memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Tanggamus, mulai dari sektor perkebunan kopi, pertanian hingga kawasan pesisir.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Ia menyebut Tanggamus memiliki garis pantai sekitar 202 kilometer yang membentang di wilayah Teluk Semaka hingga Kelumbayan dan menjadi salah satu kekuatan sektor perikanan maupun pariwisata daerah. Selain itu, Tanggamus juga dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung dengan luas perkebunan kopi lebih dari 41 ribu hektare.

“Produk unggulan berupa kopi, persawahan dan perkebunan kita Alhamdulillah luas dan potensinya baik. Bahkan pada masanya dulu, beras dari Tanggamus pernah masuk ke Istana Presiden,” ujar Agus Suranto di hadapan tim PT SMI.

Baca juga:  Pungli Perbuatan Tercela Tapi Membudaya Dilingkungan UIN Raden Intan Lampung, Petinggi Kampus Enggan Buka Suara

Suasana rapat berlangsung formal namun hangat. Tim PT SMI yang dipimpin Joan Juliandi Tampubolon bersama Pebriana tampak berdiskusi dengan jajaran Pemkab Tanggamus mengenai kesiapan administrasi, teknis hingga manfaat ekonomi dari proyek yang diajukan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tahapan penting sebelum PT SMI mengambil keputusan final terhadap pinjaman daerah yang diajukan Pemkab Tanggamus.

“Hari ini dipimpin Pak Wakil Bupati menerima dan menyambut kedatangan tim PT SMI. Besok akan dilakukan titik kumpul di Bappeda sebelum penilaian lapangan. Ada tiga aspek penilaian utama dari PT SMI, yakni kelengkapan dokumen, kesiapan penganggaran, dan kemanfaatan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Hendra.

Ia menyebut, total pinjaman yang diajukan sebesar Rp65 miliar untuk pembangunan 15 titik infrastruktur yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.

“Dari 15 titik itu terdiri dari 13 ruas jalan dan 2 jembatan. Lokasinya tersebar mulai dari Kelumbayan, Waynipah, Kotaagung, Talang Padang dan kecamatan lainnya. Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  GRANAT, PWI dan BNN Provinsi Lampung Kolaborasi Akselerasi War On Drugs

Menurut Hendra, verifikasi lapangan akan melibatkan seluruh camat dari 15 kecamatan lokasi pembangunan. Ia berharap hasil penilaian PT SMI dapat selesai dalam satu bulan ke depan sehingga proses pembangunan bisa segera berjalan.

“Insya Allah akhir Juni sudah ada keputusan final berkaitan dengan pinjaman PT SMI ini. Kalau sudah disetujui, Juli proses lelang selesai dan Agustus paket pekerjaan sudah terkontrak,” tambahnya.

Sementara itu, Joan Juliandi Tampubolon selaku Tim Leader Pembiayaan Publik PT SMI menegaskan bahwa pihaknya datang untuk memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam melaksanakan proyek yang dibiayai melalui skema pinjaman daerah.

“Kami ingin memastikan kesiapan dokumentasi penganggaran, kesiapan teknis seperti desain dan RAB, serta kesiapan aspek sosial dan manfaat ekonominya. Yang paling penting bagi kami, manfaat proyek harus lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan,” ujar Joan.

Ia menjelaskan, PT SMI akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen teknis hingga kondisi lapangan untuk memastikan proyek benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dua hari ke depan kami akan banyak berdiskusi dengan OPD terkait. Kami ingin memastikan antara perencanaan, dokumen teknis dan kondisi lapangan benar-benar sinkron,” katanya.

Baca juga:  Ops Patuh Krakatau 2024, Kasat Lantas Beri Himbauan Lewat Rapemda Lampung Tengah

Joan juga menekankan bahwa proyek infrastruktur yang diajukan harus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.

“Jalan dan jembatan yang diusulkan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi daerah sehingga nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut para asisten Setdakab Tanggamus, Kepala BKAD Afrida Susanti, Kadis PUPR Belly Palupi, Kepala Bapperida Doni Sangaji Barisang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keimas Yusfi, Kepala Dinas Kominfo Sohartono, Kabag Adbang, Seketaris Inspektorat, Plt Kabag Umum, Kabid Bina Marga PUPR, serta sejumlah OPD lainnya.

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *