BERITALampungPENDIDIKANPesawaran

Perpisahan SDN 34 Gedong Tataan 2026 Berlangsung Haru, Meriah dan Sarat Makna

45

TINTAINFORMASI.COM, PESAWARAN – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti acara Perpisahan Siswa Kelas VI UPTD SDN 34 Gedong Tataan Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di halaman SDN 34 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, dan orang tua untuk melepas perjalanan pendidikan di jenjang sekolah dasar menuju tahap yang lebih tinggi.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, wali murid, serta para tamu undangan.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan medali dan penyerahan piagam kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di SDN 34 Gedong Tataan.

Selain prosesi pelepasan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi SDN 34 Gedong Tataan. Mulai dari Tari Pengunten, tarian Kuda Kepang, pembacaan puisi, hingga berbagai pertunjukan lainnya yang berhasil memukau para tamu undangan dan menambah semarak suasana.

Tak sedikit orang tua yang tampak terharu menyaksikan putra-putri mereka menerima penghargaan dan tampil di atas panggung. Momen tersebut menjadi kenangan berharga sekaligus simbol berakhirnya perjalanan di bangku sekolah dasar.

Dengan mengusung tema “Melangkah dengan Ilmu, Berakhlak Mulia, Menggapai Masa Depan Gemilang”, acara perpisahan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus berprestasi, menjaga akhlak, dan meraih cita-cita di jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SDN 34 Gedong Tataan, Dwi Priyanto, S.Pd,SD menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar selama enam tahun. Ia berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan dengan semangat belajar yang tinggi serta tetap menjunjung nilai-nilai akhlak dan karakter yang baik.

“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa bagi kita semua. Saya mengucapkan selamat kepada siswa-siswi kelas VI yang telah berhasil menuntaskan pendidikan dasar di SDN 34 Gedong Tataan. Lulus dari sini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan baru yang lebih menantang. Bawalah nama baik almamater, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan makna dari tema yang diangkat dalam acara tersebut. Menurutnya, “Melangkah Dengan Ilmu” berarti setiap anak harus menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan. “Berakhlak Mulia” mengandung pesan agar kecerdasan selalu diimbangi dengan sopan santun, kejujuran, serta rasa hormat kepada orang tua, guru, dan sesama. Sementara “Menggapai Masa Depan Gemilang” menjadi harapan agar seluruh lulusan mampu meraih cita-cita dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah, sedangkan akhlak yang baik akan menjadi fondasi dalam meraih kesuksesan. Kami berharap seluruh alumni SDN 34 Gedong Tataan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambah Dwi Priyanto.

Dwi Paryanto juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan komite sekolah yang selama ini telah mendukung proses pendidikan sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif.

Sementara itu, Ketua Komite SDN 34 Gedong Tataan, Suryanto, mengapresiasi sinergi antara sekolah dan wali murid.

“Kami dari Komite Sekolah merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan pendidikan anak-anak kami di SDN 34 Gedong Tataan. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah mendidik dengan sabar dan tulus. Kepada para lulusan, kami berpesan: Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan peduli terhadap sesama. Sukses selalu menyertai langkah kalian ke depan,” kata Suryanto.

Namun, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, khususnya penggunaan gadget, menjadi tantangan besar dalam mendidik anak-anak di era digital.

Menurutnya, penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, interaksi sosial, sopan santun, hingga prestasi akademik anak.

“Kepada para lulusan, jadilah generasi yang cerdas mengendalikan teknologi, bukan dikendalikan olehnya. Gunakan gadget untuk mencari ilmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Kepada para orang tua, mari kita perketat pengawasan dan memberikan keteladanan agar karakter anak tetap menjadi fondasi utama menuju kesuksesan,” pesannya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Meski diwarnai air mata haru karena harus berpisah dengan guru dan sahabat, para siswa tampak antusias menyambut perjalanan baru di jenjang pendidikan selanjutnya.

Pihak sekolah berharap seluruh alumni dapat menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan masyarakat serta mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijaksana. (Sur/Red).

Exit mobile version