BERITAPEMERINTAHANTanggamus

Dinas Pariwisata Tanggamus Dorong Pengembangan Wisata Dam Margo Tirto Gisting

53
×

Dinas Pariwisata Tanggamus Dorong Pengembangan Wisata Dam Margo Tirto Gisting

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata Tanggamus Dorong Pengembangan Wisata Dam Margo Tirto Gisting

TINTAINFORMASI, LAMPUNG – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus, Marhasan Samba, meninjau kawasan Wisata Dam Margo Tirto di Kecamatan Gisting, Senin, 6 Juli 2026.

Destinasi yang berada di wilayah Pekon Gisting Bawah dan berbatasan dengan Pekon Landbaw itu dikunjungi untuk melihat potensi wisata secara langsung sekaligus menyerap aspirasi dari pengelola terkait rencana pengembangan kawasan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kunjungannya, Marhasan menekankan pentingnya kesepahaman antara masyarakat, pengelola, dan pemerintah pekon sebelum program pengembangan wisata dijalankan. Hal itu dinilai penting agar pengelolaan tidak memicu persoalan sosial di kemudian hari.

“Kita tentukan dulu bagaimana pengelolaannya. Jangan sampai niat baik justru membuat masyarakat di bawah saling pecah. Yang penting mereka mendapat pendampingan, keamanan pengunjung terjamin, dan kelompok pengelola juga memperoleh manfaat ekonomi,” kata Marhasan.

Ia mengatakan, Dinas Pariwisata Tanggamus akan mendorong dukungan berupa fasilitas penunjang yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi kelompok pengelola wisata.

Menurutnya, pengelola selama ini bekerja secara sukarela tanpa menerima gaji tetap. Karena itu, bantuan seperti tenda maupun fasilitas wisata lainnya dapat dimanfaatkan untuk disewakan kepada pengunjung.

Baca juga:  Ketua PKK Tanggamus Soroti Kondisi Kawasan Waduk Batutegi yang Terbengkalai

“Mereka ini bekerja tanpa gaji. Nanti kita pikirkan bantuan seperti tenda atau fasilitas lain yang bisa disewakan, sehingga mereka punya penghasilan tambahan selain dari aktivitas wisata,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola Wisata Dam Margo Tirto, Thomas Sumaryadi, menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan aset pekon yang masih dikelola secara swadaya oleh pemuda dan masyarakat sekitar.

Saat ini, pendapatan wisata masih mengandalkan retribusi parkir. Dana tersebut dibagi untuk pemilik lahan, petugas parkir, serta kas pengembangan wisata.

“Penghasilan kami sementara hanya dari parkir. Itu pun masih dibagi dengan pemilik lahan, petugas parkir, dan sebagian masuk ke kas wisata. Sampai sekarang pekon belum mengambil pendapatan karena semuanya masih swadaya untuk pengembangan,” jelas Thomas.

Thomas menambahkan, Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis di kawasan tersebut sebenarnya telah dibentuk sejak awal destinasi dibuka. Namun, kelompok itu sempat vakum karena kepengurusan sebelumnya tidak lagi mampu menjalankan pengelolaan.

Menurutnya, kekuatan utama Dam Margo Tirto terletak pada sumber mata air alami yang jernih dan melimpah. Mata air tersebut bahkan telah dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh PDAM sejak sekitar tahun 1990-an.

Baca juga:  Keluarga Korban Andika Sanjaya, Saksi Yang Di Duga Mengantarkan Pelaku Rubah Aripin Ke Klinik Di Panggil Penyidik Polres Lampung Tengah

“Potensi terbesar di sini adalah airnya. Semua ini berasal dari mata air. Harapan kami ke depan semua pihak ikut mendukung pengembangan kawasan wisata ini,” katanya.

Ia menyebut jumlah kunjungan wisatawan pada akhir pekan berkisar 500 hingga 600 orang. Jumlah itu meningkat saat libur sekolah maupun hari besar.

Promosi yang dilakukan pemuda melalui media sosial turut mendorong popularitas Dam Margo Tirto di kalangan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan pemerintah daerah, Wisata Dam Margo Tirto diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Tanggamus dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™