BERITALampung Selatan

Terkesan Arogan Korcam SPPG Kecamatan Natar Asal Ganti Dapur Penyuplai MBG

39
×

Terkesan Arogan Korcam SPPG Kecamatan Natar Asal Ganti Dapur Penyuplai MBG

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Natar, — Koordinator Kecamatan Satuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Korcam SPPG Kecamatan Natar Lampung Selatan Tri Hermawan dinilai arogan dalam menentukan sekolah penerima manfaat.

Unit yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna mengelola dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dengan seenaknya memindahkan penerima manfaat dari satu dapur kedapur lainnya tanpa musyawarah.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Sebagai seorang Koordinator kecamatan yang bertugas mengatur pembagian penerima manfaat di setiap dapur SPPG untuk memastikan distribusi adil, mencegah rebutan, dan menjaga standar operasional.

Peritiwa ini berawal saat pelajar masuk sekolah setelah libur awal puasa Ramadhan 1447 H, SDN I Merakbatin yang sejak awal pembagian MBG sudah melakukan Perjanjian kerjasama (MoU) dengan dapur SPPG Di Desa Muaraputih 1 dan turut hadir dalam lounching di dapur SPPG Desa Muaraputih Kecamatan Natar.

SDN I Merakbatin yang berjarak kurang lebih 500 m dari dapur SPPG menerima MBG secara baik dan teratur dari dapur SPPG dan dinikmati oleh siswa siswi maupun guru yang ada disekolah tersebut tanpa ada complain dan berjalan lancar.

Baca juga:  Pemkab Tanggamus Melaksanakan Kegiatan Pasar Murah Subsidi LPG 3 Kg

Pada hari senin tanggal 23 Pebruari 2026, saat masuk belajar setelah libur awal puasa, penyuplai MBG berubah dari dapur Muaraputih ke dapur Tanjungsari tanpa pemberitahuan yang jelas, apalagi makanan yang diterima kurang memenuhi standar gizi bagi anak anak dibawah umur terutama kelas rendah Kelas 1-3 seperti diberikan kacang polong Seperti pada gambar 1 (kelas rendah 1-3) dan gambar 2 (kelas tinggi 4-6).

Akibat dari pengiriman makanan yang tidak tepat sasaran tersebut siswa dan wali murid menolah menu yang dikirim dari dapur Tanjung sari dan minta dikembalikan kedapur Muaraputih, Apalagi MoU dengan dapur Muaraputih belum dicabut, sedangkan dengan dapur Tanjung sari belum ada perjanjian kerjasama yang mengikat, hanya ada pemberitahuan lewat pesan WhatsApp.

Karena kejadian tersebut pihak sekolah sebagai pihak yang bertanggung jawab keselamatan muridnya dan mendengarkan aspirasi walimurid menolak menerima MBG dari Tanjungsari dan meminta dikembalikan kedapur Muaraputih, namun ditolak Korcam karena alas an pemerataan dan dapur Muaraputih sudah mencapai 2700 penerima manfaat, namun alas an tersebut ditolak murid dan kekeh minta dikembalikan.

Baca juga:  Nasib Tragis Honorer Kota Metro dan Dugaan Permainan Seleksi PPPK

Tri Hermawan selaku Korcam menolak mengembalikan kedapur lama karena alasan jumlah, namun diperoleh informasi bahwa dapur Muaraputih masih bisa menerima karena baru 2700 jika ditambah dari SDN I Merakbatin berjumlah kurang lebih 3005.

Dalam pertemuan dewan guru, Korcam, pemilik Dapur Tanjungsari, Bhabinkamtibmas Desa Merakbatin masyarakat dan Pers, sempat memanas karena korcam tetab bertahan dan meminta perubahan pada hari senin depan (9-3-26) sedankan sudah dua hari (Kamis-Jumat) siswa menolak menerima makanan yang dikirim.

Korcam SPPG Natar Tri Hermawan yang diminta tanggapannya, jika terjadi sesuatu terhadap siswa (missal keracunan) maka yang bertanggung jawab adalah dapur Muaraputih meskipun yang mengirim dapur Tanjungsari karena MoU ada dengan dapur Muaraputih.

Dengan kejadian tersebut masyarakat minta agar peristiwa ini dapat ditangani dengan serius karena sangat membayakan jika terjadi sesuatu terhadap siswa- siswi SDN I Merakbatin.

Untuk menindak lanjuti penolakan ini pihak sekolah perwakilan masyarakat minta agar diadakan pertemuan yang menghadirkan Dapur Muaraputih, dapur Tanjungsari Walimurid dan pihak terkait, yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 05 Maret 2026.

Baca juga:  Dirjen Dukcapil Keluarkan Aturan Baru Penggantian KTP Tahun 2025, Rakyat Wajib Tahu, Sangat Penting, Simak!

Untuk diketahui Detail Utama Terkait Korcam dan SPPG:
• Fungsi Utama: Korcam mengatur distribusi, memastikan porsi tepat, dan menjaga keamanan/kualitas makanan dari dapur ke penerima.
• Konteks Program: Bagian dari program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.
Pengawasan:
• Kepala SPPG bertanggung jawab penuh atas proses memasak dan distribusi di dapurnya
• Tujuan: Mencegah terjadinya rebutan manfaat, memastikan bantuan tepat sasaran, dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Secara ringkas, Korcam SPPG berperan krusial dalam operasional lapangan untuk menjamin makanan bergizi sampai ke tangan penerima dengan benar.

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *